Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> Kecantikan >> Rambut >> gaya rambut

Bagaimana Golding menggunakan rambut secara simbolis di sini?

Dalam Lord of the Flies, Golding menggunakan rambut secara simbolis untuk mewakili keturunan anak laki -laki ke dalam kebiadaban dan hilangnya peradaban. Inilah rincian caranya:

* Awalnya: Pada awal novel, rambut anak laki -laki dipotong rapi, mencerminkan hubungan mereka dengan masyarakat yang beradab dan aturan yang biasa mereka lakukan. Ralph, khususnya, sering digambarkan dengan rambutnya yang adil jatuh di wajahnya, tanda upaya awalnya untuk menjaga ketertiban dan kemiripan normal.

* tumbuh lebih lama dan kusut: Ketika anak -anak menghabiskan lebih banyak waktu di pulau itu dan penyelamatan mereka menjadi kurang dari prioritas, rambut mereka tumbuh lebih lama, lebih liar, dan menjadi kusut. Perubahan fisik ini mencerminkan kerusakan mental dan moral mereka. Ini menandakan peningkatan keterputusan mereka dari dunia yang beradab dan pelukan naluri primal yang semakin besar. Rambut yang lebih panjang dan tidak terawat menjadi penanda visual dari hilangnya kontrol diri dan kepatuhan terhadap aturan.

* Kehilangan individualitas: Keseragaman penampilan mereka yang semakin liar juga menunjukkan hilangnya individualitas. Ketika mereka menjadi lebih buas, mereka mulai terlihat dan bertindak lebih mirip, terutama para pemburu. Penampilan fisik mereka mencerminkan penyerapan mereka ke dalam mentalitas kelompok dan kesediaan mereka untuk mengikuti hasrat utama perburuan, didorong oleh pengaruh Jack.

* keliaran yang disengaja Jack: Jack, khususnya, menggunakan penampilannya yang semakin liar sebagai alat untuk mengintimidasi dan menarik pengikut. Rambutnya yang panjang dan kusut menjadi simbol penolakannya terhadap peradaban dan pelukan kekejamannya. Dia menggunakan penampilan anak laki -laki, termasuk wajah mereka yang dicat dan rambut liar, untuk menciptakan rasa lain yang berbeda dan jarak dari diri mereka sebelumnya, sehingga lebih mudah bagi mereka untuk terlibat dalam kekerasan dan kekejaman.

* kembali ke peradaban: Di akhir novel, kedatangan Petugas Angkatan Laut memaksa anak laki -laki untuk menghadapi kenyataan tindakan mereka. Penampilan mereka yang berantakan, termasuk rambut mereka yang panjang dan kotor, berfungsi sebagai pengingat tentang seberapa jauh mereka jatuh dari dunia beradab yang pernah mereka kenal. Ini menggarisbawahi dampak mendalam dari pengalaman mereka di pulau itu dan hilangnya kepolosan yang mereka derita.

Intinya, Golding menggunakan rambut sebagai simbol kuat dari transformasi anak laki -laki dari anak sekolah yang beradab menjadi pemburu biadab, mencerminkan keturunan mereka ke dalam naluri primal dan kehilangan ketertiban, alasan, dan moralitas.