* zaman kuno: Pita dan ikatan telah digunakan selama berabad -abad lintas budaya untuk menghiasi dan mengendalikan rambut. Di Yunani kuno dan Roma, pita digunakan untuk mengikat rambut dan status atau kesempatan yang menandakan.
* Aristokrasi Eropa: Gaya rambut yang rumit dan ornamen rambut dekoratif, termasuk pita, populer di kalangan bangsawan Eropa sejak abad pertengahan dan seterusnya. Ini sering merupakan tanda -tanda kekayaan dan status.
* era Victoria: Era Victoria (1837-1901) sangat signifikan. Pita dan busur menjadi semakin populer untuk mendekorasi rambut gadis -gadis, yang mencerminkan tren yang lebih luas dari mode rumit dan hias. Busur rambut sering dipandang sebagai simbol kepolosan dan masa muda.
* abad ke -20: Busur rambut terus menjadi populer sepanjang abad ke -20, dengan gaya berevolusi bersama dengan tren mode. Dari busur besar dan rumit pada awal 1900-an hingga busur yang lebih kecil dan lebih praktis dari abad pertengahan, busur rambut tetap menjadi bahan pokok dalam mode anak perempuan.
Ringkasan: Sementara pita dan ikatan memiliki akar kuno, tren spesifik menggunakan busur sebagai elemen dekoratif pada rambut anak perempuan menjadi terkenal selama era Victoria dan terus berkembang sepanjang abad ke -20. Itu didorong oleh kombinasi tren mode, nilai -nilai sosial, dan asosiasi simbolis busur dengan pemuda dan feminitas.