Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> Kecantikan >> Rias Wajah >> tips make up

Tenun Cinch:Panduan Komprehensif Bahan dan Teknik

Menenun cinch adalah keterampilan memuaskan yang membutuhkan latihan dan kesabaran. Berikut rincian prosesnya, meliputi bahan, teknik, dan tips penting:

Saya. Bahan dan Alat :

* Serat Mohair atau Alpaca: Ini adalah bahan tradisional dan pilihan. Mohair kuat, tahan lama, bernapas, dan memiliki beberapa "kelebihan", sehingga nyaman untuk kuda. Alpaca lebih lembut tetapi kurang tahan lama. Pilih serat stapel panjang (untaian individu yang panjang) untuk kekuatan dan mengurangi kekaburan. Anda akan membutuhkannya *banyak*! Hitung jumlah yang dibutuhkan berdasarkan panjang dan lebar cinch yang diinginkan, ditambah tambahan untuk pengambilan dan kesalahan. Aturan umum:untuk cinch berukuran 32", Anda memerlukan sekitar 4-5 pon mohair berkualitas baik.

* Cincin Cinch: Biasanya terbuat dari stainless steel atau kuningan. Pilih ukuran yang sesuai dengan lebar cinch Anda. Anda membutuhkan dua cincin.

* Mengikat Gesper: Untuk sisi off-bilet. Yang paling umum adalah gesper rol tugas berat tunggal. Beberapa cinch menggunakan gesper ganda.

* Kabel atau Inti Cinch: Kabel yang kuat dan tidak meregang (nilon atau sejenisnya) dipasang memanjang melalui cinch untuk memberikan kekuatan dan mencegah peregangan. Pilih diameter yang sesuai dengan ukuran cinch Anda (umumnya 1/4" hingga 3/8").

* Jarum Tenun: Jarum bermata besar dengan ujung tumpul, dirancang khusus untuk menenun serat. Seringkali melengkung untuk membantu bermanuver melalui tenunan.

* Dudukan atau Bingkai Cinch: Bingkai yang dirancang untuk menahan tali agar tetap kencang saat menenun. Membantu menjaga ketegangan dan menyederhanakan prosesnya. Catok juga dapat digunakan, namun dudukan khusus adalah pilihan yang ideal.

* Gunting atau Pisau: Untuk memotong serat dan kabel.

* Fork atau Cinch Press: Alat khusus yang digunakan untuk mengemas tenunan dengan rapat dan memastikan kepadatan yang merata. Garpu yang besar dan berat dapat diganti jika Anda tidak memiliki alat press yang mudah.

* Tali atau Benang: Untuk mengikat cinch ke rangka dan untuk penahan sementara.

* Pita Pengukur: Untuk ukuran yang akurat.

* Pensil atau Spidol: Untuk menandai.

* Opsional:Lilin Lebah: Untuk waxing jarum tenun agar lebih mudah meluncur.

II. Menyiapkan:

1. Siapkan Kabel Inti: Ukur dan potong kabel inti sesuai panjang tali yang Anda inginkan *plus* ekstra (sekitar 6-8 inci di setiap ujungnya untuk dipasang ke cincin).

2. Pasang Inti ke Cincin: Masukkan salah satu ujung kabel inti melalui salah satu cincin pengikat dan ikat erat dengan simpul yang kuat. Ulangi di sisi lain.

3. Pasang pada Cinch Stand: Pasang cincin pengikat ke dudukan pengikat, tarik kabel inti dengan kencang. Pastikan dudukan terpasang dengan aman atau stabil.

4. Siapkan Fiber: Pisahkan mohair menjadi bundel yang bisa diatur (disebut "untaian") untuk ditenun. Ketebalan untaian akan tergantung pada ketebalan kain yang Anda inginkan. Jaga agar tetap konsisten untuk tampilan yang seragam.

AKU AKU AKU. Teknik Tenun (Tenunan Berwajah Warp Sederhana):

Ini adalah jenis tenunan cinch yang paling umum. Ini menciptakan kain yang kuat, padat, dan tahan lama.

1. Memulai Menenun:

* Masukkan jarum tenun Anda dengan sehelai mohair. Sisakan satu ekor mohair sepanjang beberapa inci.

* Mulailah menenun *di atas* kabel inti dan *di bawah* cincin, lalu *di atas* kabel inti.

* Kemas tenunan rapat-rapat menggunakan cinch press atau garpu. Ini penting untuk kepadatan dan kekuatan.

* Lanjutkan menganyam maju mundur di atas dan di bawah inti, dengan hati-hati mengemas setiap baris dengan rapat. Tujuannya adalah untuk menutupi seluruh inti dengan mohair.

2. Pola Tenun:

* Baris 1: Di atas, di bawah, di atas, di bawah... melintasi seluruh lebar cinch.

* Baris 2: Di bawah, di atas, di bawah, di atas... melintasi seluruh lebar cinch. Ini adalah *kebalikan* dari baris sebelumnya. Hal ini menciptakan pola bolak-balik yang membuat tenunan kuat.

* Ulangi Baris 1 &2: Ini adalah dasar dari tenunan. Lanjutkan bergantian ke atas dan ke bawah untuk setiap baris, dengan cermat kemas setiap baris dengan rapat pada baris sebelumnya.

3. Menjaga Ketegangan: Ketegangan yang konsisten sangatlah penting. Tarik setiap baris mohair dengan rapat tetapi jangan terlalu kencang sehingga merusak bentuk cinch. Ketegangan yang tidak merata akan menyebabkan tenunan menggumpal atau tidak rata.

4. Bergabung dengan Strands Baru:

* Bila sehelai mohair habis, tumpang tindih ujung helai lama dengan awal helai baru beberapa inci *dalam* tenunan. Hal ini menciptakan gabungan yang kuat dan tidak terlihat. Hindari membuat sambungan berbaris tepat di atas satu sama lain pada baris yang berurutan, karena hal ini akan melemahkan ikatan.

5. Menambahkan Warna (Opsional): Anda dapat memperkenalkan berbagai warna mohair dengan menganyamnya sebagai pengganti warna utama. Bereksperimenlah dengan pola, garis, atau desain.

6. Lebar dan Kepadatan: Saat Anda menenun, pantau terus lebar tali pengikat dan kepadatan tenunan. Sesuaikan ketegangan dan pengepakan sesuai kebutuhan untuk menjaga lebar yang konsisten serta kain yang rapat dan padat.

7. Menenun di Sekitar Gesper:

* Jika Anda memiliki gesper, ikat sesuai dengan tempat pemasangannya. Pastikan gesper terpasang rata dengan tenunan.

* Jalin *di sekeliling* cabang gesper, sisakan ruang agar dapat bergerak bebas. Ini memerlukan manipulasi mohair secara hati-hati.

* Lanjutkan menganyam melewati gesper selama beberapa baris untuk mengamankannya pada tempatnya.

IV. Penyelesaian:

1. Menenun Sampai Akhir: Lanjutkan menganyam hingga Anda mencapai cincin cinch kedua.

2. Menenun di Sekitar Cincin Kedua: Jalin *di atas* kabel inti dan *di bawah* cincin, lalu *di atas* kabel inti, meniru bagian awal. Kemas dengan rapat.

3. Mengamankan Ujungnya:

* Masukkan kembali sisa ujung mohair ke dalam tenunan selama beberapa baris untuk menguncinya di tempatnya. Pangkas kelebihannya.

* Potong ujung kabel inti dengan hati-hati, sisakan sedikit yang menonjol. Anda kemudian dapat dengan hati-hati melelehkan ujung inti (jika sintetis) agar tidak berjumbai, atau dengan hati-hati memasukkannya ke dalam tenunan dengan jarum.

4. Pengemasan dan Pembentukan Akhir: Gunakan mesin press atau garpu untuk memberikan pengepakan akhir yang menyeluruh pada cinch. Hal ini memastikan kepadatan maksimum dan permukaan yang halus dan rata.

5. Pemeriksaan: Periksa dengan hati-hati seluruh cinch apakah ada untaian longgar, celah, atau ketidaksempurnaan. Atasi masalah apa pun sebelum melepaskannya dari dudukannya.

6. Melepaskan dari Dudukannya: Lepaskan cinch dengan hati-hati dari dudukan cinch.

V. Kiat dan Pemecahan Masalah:

* Latihan: Menenun dengan mudah membutuhkan latihan. Mulailah dengan latihan kecil untuk memahami materi dan tekniknya.

* Ketegangan adalah Kuncinya: Ketegangan yang konsisten sangat penting untuk mendapatkan hasil yang berkualitas tinggi.

* Pengemasan: Kemas setiap baris dengan rapat untuk menghasilkan tenunan yang padat dan kuat.

* Gabungan Rapi: Tumpang tindih helaian mohair baru dengan hati-hati untuk menciptakan sambungan yang kuat dan tidak terlihat.

* Hindari Kesenjangan: Perhatikan tepi tenunan dan pastikan tidak ada celah.

* Jangan Terlalu Mengencangkan: Menarik serat *terlalu* kencang dapat merusak tenunan dan membuat kuda tidak nyaman.

* Sabar: Menenun kemenangan adalah proses yang memakan waktu. Jangan terburu-buru.

* Bahan Referensi: Lihatlah contoh-contoh cinch yang dibuat dengan baik dan pelajari konstruksinya. Video dan tutorial sangat berharga.

Masalah Umum dan Solusinya:

* Tenunan Kental: Ketegangan yang tidak merata. Cobalah untuk mempertahankan tarikan mohair yang lebih konsisten.

* Tenunan Longgar: Pengepakan yang tidak memadai. Gunakan mesin press atau garpu untuk mengemas tenunan lebih rapat.

* Kesenjangan di Tepian: Mohair tidak cukup menutupi intinya. Gunakan untaian yang lebih lebar, kemas lebih rapat, atau tambahkan baris ekstra.

* Bentuk Melengkung: Ketegangan yang tidak merata atau pemasangan yang tidak tepat pada dudukan cinch.

VI. Variasi:

* Tenunan Berbeda: Meskipun tenunan polos dengan muka lusi adalah yang paling umum, tenunan lain juga dapat digunakan, seperti tenunan kepar. Ini memerlukan keterampilan yang lebih maju.

* Pola Dekoratif: Bereksperimenlah dengan berbagai warna dan teknik menenun untuk membuat pola dan desain.

* Kerah Payudara dan Tali Punggung: Teknik menenun yang sama dapat diterapkan untuk membuat kerah payudara dan ikat punggung.

Menenun cinch adalah kerajinan yang menantang namun bermanfaat. Dengan kesabaran, latihan, dan perhatian terhadap detail, Anda dapat membuat perlengkapan yang indah dan fungsional untuk kuda Anda. Semoga berhasil!