Namun, kita dapat membahas *jenis* bahan kimia yang biasa ditemukan pada eyeshadow:
* Pengisi Dasar:
* Talk (Mg3Si4O10(OH)2): Pengisi umum yang memberikan tekstur halus. (Catatan:ada kekhawatiran kesehatan mengenai kontaminasi asbes pada talk, sehingga produsen yang bertanggung jawab memastikan talk mereka bebas asbes.)
* Mika (KAl2(AlSi3O10)(OH)2): Menambahkan kilau dan pantulan cahaya. Ada berbagai jenis mika, masing-masing dengan formula yang sedikit berbeda.
* Kaolin (Al2Si2O5(OH)4): Mineral lempung lainnya digunakan sebagai pengisi dan penyerap.
* Seng Stearat (Zn(C18H35O2)2): Membantu daya rekat dan tekstur.
* Magnesium Stearat (Mg(C18H35O2)2): Mirip dengan seng stearat.
* Pengikat:
* Minyak Mineral (Campuran kompleks hidrokarbon): Membantu bahan-bahan saling menempel.
* Minyak Silikon (misalnya Dimetikon ((CH3)2SiO)n): Memberikan rasa halus dan daya sebar.
* Berbagai jenis lilin (misalnya, Lilin Carnauba, Lilin Lebah): Berikan struktur dan daya rekat.
* Pigmen: Ini adalah bahan kimia yang memberi warna pada eyeshadow. Biasanya berupa oksida atau pewarna logam.
* Besi Oksida (Fe2O3 (merah), Fe3O4 (hitam), FeO(OH) (kuning)): Berikan nuansa coklat, hitam, merah, dan kuning. Ini sangat umum dan umumnya dianggap aman.
* Titanium Dioksida (TiO2): Pigmen putih yang digunakan untuk mencerahkan warna dan memberikan opacity.
* Ultramarine (Na8-10Al6Si6O24Sn): Ciptakan warna biru dan ungu.
* Kromium Oksida Hijau (Cr2O3): Pigmen hijau.
* Mangan Violet (NH4MnP2O7): Pigmen ungu.
* Karmina (C22H20O13): Pigmen merah yang berasal dari serangga (cochineal). Penting bagi mereka yang menghindari produk hewani.
* Pewarna D&C dan FD&C: Pewarna organik sintetik disetujui untuk digunakan dalam kosmetik. Mereka diidentifikasi berdasarkan warna dan nomor (misalnya, D&C Merah No. 7). Hal ini dapat menyebabkan reaksi alergi pada beberapa individu.
* Besi Ferosianida (Fe4[Fe(CN)6]3): Pigmen biru.
* Pengawet:
* Paraben (misalnya Methylparaben, Propylparaben): Mencegah pertumbuhan mikroba. Keamanannya telah diperdebatkan, sehingga beberapa perusahaan menghindarinya.
* Phenoksietanol (C8H10O3): Pengawet umum lainnya.
* Kalium Sorbat (C6H7KO2): Pengawet umum lainnya.
* Bahan Tambahan Lainnya:
* Antioksidan (misalnya Tokoferol (Vitamin E)): Mencegah oksidasi minyak.
* Humektan (misalnya Gliserin): Membantu mempertahankan kelembapan.
* Opacifier: Meningkatkan cakupan.
* Agen Pearlescent (misalnya, Bismuth Oxychloride (BiOCl)): Tambahkan kilau mutiara.
Ringkasannya:
Tidak ada formula kimia tunggal untuk eye shadow. Ini adalah campuran yang kompleks, dan bahan spesifiknya bergantung pada sifat produk yang diinginkan. Penting untuk membaca daftar bahan pada produk kosmetik apa pun jika Anda memiliki kepekaan atau alergi.