* jaringan parut: Peri-piercing sering melibatkan melalui jaringan parut dari tindik sebelumnya. Jaringan parut lebih padat dan kurang fleksibel daripada kulit biasa, membuatnya lebih sulit dan menyakitkan untuk ditusuk.
* Sensitivitas Saraf: Area di sekitar penindikan asli mungkin lebih sensitif karena kerusakan saraf atau iritasi dari tindik sebelumnya.
* Peradangan: Mungkin ada beberapa peradangan residual di daerah tersebut, bahkan jika penindikan telah sembuh, yang dapat meningkatkan rasa sakit.
* Harapan: Mengetahui apa yang diharapkan dari tindik pertama mungkin membuat Anda lebih cemas dan tegang untuk kedua kalinya, berpotensi memperkuat sensasi rasa sakit.
Tingkat rasa sakit dapat bervariasi tergantung pada toleransi nyeri individu, lokasi penusuk ulang (jika berada di tempat yang sama persis atau sedikit berbeda), dan keterampilan penusuk.