Masalah potensial:
* iritasi: Gejala yang paling umum adalah iritasi. Partikel eyeshadow dapat menggaruk permukaan mata, menyebabkan kemerahan, terbakar, menyengat, dan perasaan berpasir (seperti pasir di mata Anda).
* Reaksi Alergi: Beberapa eyeshadow mengandung bahan yang dapat menyebabkan reaksi alergi pada individu yang sensitif. Gejala reaksi alergi bisa termasuk kemerahan, gatal, pembengkakan, dan mata berair.
* Infeksi: Meskipun kurang umum, eyeshadow (terutama produk yang lebih tua atau terkontaminasi) dapat memperkenalkan bakteri pada mata, yang mengarah ke infeksi. Tanda -tanda infeksi termasuk kemerahan yang persisten, nyeri, keluarnya, dan penglihatan kabur.
* abrasi kornea: Dalam kasus yang jarang terjadi, partikel eyeshadow yang tajam atau besar dapat menggaruk kornea (permukaan depan mata yang jelas). Ini disebut abrasi kornea.
* Hubungi Lensa Masalah: Jika Anda memakai lensa kontak, eyeshadow bisa terjebak di antara lensa dan mata Anda, menyebabkan ketidaknyamanan dan berpotensi menggaruk kornea.
Apa yang harus dilakukan jika Anda mendapatkan eyeshadow di mata Anda:
1. Cuci tangan Anda: Sebelum menyentuh mata Anda, cuci tangan Anda dengan sabun dan air.
2. Siram mata Anda: Hal terpenting yang harus dilakukan adalah menyiram mata Anda dengan air bersih atau larutan garam. Gunakan cangkir pencuci mata, gelas kecil, atau cukup bersandar di wastafel dan biarkan air mengalir dengan lembut ke mata Anda. Cobalah berkedip berulang kali saat memerah.
3. Hapus lensa kontak (jika berlaku): Jika Anda memakai lensa kontak dan Anda mendapatkan eyeshadow di mata Anda, lepaskan segera dan bersihkan dengan saksama sebelum memasukkannya kembali.
4. Hindari gosok: Menggosok mata Anda dapat memperburuk iritasi dan berpotensi menyebabkan abrasi kornea.
5. Periksa partikel yang tersisa: Setelah memerah, lihatlah cermin dari cermin untuk melihat apakah ada partikel yang tersisa. Jika Anda melihat sesuatu, coba flushing lagi.
6. Terapkan air mata buatan: Air mata buatan yang dijual bebas dapat membantu menenangkan iritasi dan menjaga mata Anda dilumasi.
kapan harus menemui dokter:
* iritasi yang persisten: Jika mata Anda tetap jengkel, merah, menyakitkan, atau buram setelah beberapa jam pembilasan.
* Tanda Infeksi: Jika Anda mengalami pelepasan, peningkatan kemerahan, pembengkakan, atau rasa sakit.
* Perubahan Visi: Jika Anda melihat adanya perubahan dalam penglihatan Anda, seperti penglihatan kabur, lingkaran cahaya di sekitar lampu, atau penglihatan ganda.
* abrasi kornea dicurigai: Jika Anda mengalami rasa sakit yang parah, perasaan bahwa ada sesuatu yang masih ada di mata Anda bahkan setelah pembilasan, atau sensitivitas yang ekstrem terhadap cahaya, temui dokter segera.
* Reaksi Alergi: Jika Anda mengalami pembengkakan yang signifikan, gatal, atau kesulitan bernapas.
Tips Pencegahan:
* Gunakan eyeshadow berkualitas: Pilih eyeshadows dari merek terkemuka yang cenderung mengandung bahan -bahan yang menjengkelkan.
* ketuk kelebihan: Sebelum menerapkan eyeshadow, ketuk sikat untuk menghilangkan produk berlebih, meminimalkan kemungkinan jatuh ke mata Anda.
* tutup mata Anda selama aplikasi: Saat mengoleskan eyeshadow ke tutup atas, tutup mata Anda sebagian untuk membantu mencegah produk masuk ke mata Anda.
* Kebersihan yang tepat: Jaga kuas rias Anda bersih untuk mencegah penyebaran bakteri. Ganti eyeshadows secara teratur, terutama jika sudah tua atau terkontaminasi.
* Pertimbangkan opsi hypoallergenic: Jika Anda memiliki mata yang sensitif, pilih eyeshadows hypoallergenic dan bebas wewangian.
Singkatnya, mendapatkan eyeshadow di mata Anda biasanya merupakan ketidaknyamanan kecil yang dapat diselesaikan dengan air mata pembilasan dan buatan. Namun, penting untuk menyadari risiko potensial dan mencari perhatian medis jika Anda mengalami gejala tentang apa pun.