* distribusi film air mata: Ini membantu untuk menyebarkan film air mata secara merata di permukaan mata dengan masing -masing berkedip. Ini membuat kornea dan konjungtiva dilumasi dan mencegah kekeringan.
* Orifikasi kelenjar Meibom: Garis air berisi bukaan kelenjar meibom. Kelenjar ini mengeluarkan minyak kaya lipid (Meibum) yang merupakan komponen vital dari film air mata. Lapisan Minyak:
* Mengurangi penguapan dari lapisan film air mata air (berair).
* Menstabilkan film air mata dan mencegahnya putus terlalu cepat.
* Fungsi penghalang: Ini membentuk segel yang relatif ketat antara kelopak mata dan bola mata saat mata tertutup. Ini membantu:
* Lindungi mata dari iritasi lingkungan (debu, alergen, dll.).
* Pertahankan kelembaban di mata saat tidur.
* Clearance of Debris: Tindakan yang berkedip, ditambah dengan posisi garis air, membantu menyapu puing -puing dan partikel ke sudut dalam mata untuk drainase melalui saluran air mata.
Singkatnya, garis air sangat penting untuk fungsi film air mata yang tepat, pelumasan, perlindungan, dan kesehatan mata secara keseluruhan. Masalah dengan garis air, seperti peradangan atau disfungsi kelenjar meibom (MGD), dapat menyebabkan sindrom mata kering dan masalah mata lainnya.