Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> Kecantikan >> Rias Wajah >> Riasan Bibir

Apa yang membuat lip gloss lengket?

Kekekatan lip gloss terutama berasal dari bahan yang digunakan untuk memberikan kilau, ketebalan, dan umur panjang. Inilah gangguan:

* Bahan viskositas tinggi:

* Polimer: Ini adalah molekul besar yang membentuk film di bibir. Beberapa polimer umum dalam lip gloss adalah:

* polybutene: Minyak lengket dan kental yang memberikan tekstur yang halus dan mengkilap. Ini adalah kontributor utama yang lengket.

* Polyisobutene terhidrogenasi: Mirip dengan polybutene, memberikan kilau dan emolliency, tetapi juga dapat berkontribusi pada lengket.

* Polyisobutene: Polimer sintetis yang biasa digunakan sebagai pengental dan emolien dalam lip gloss.

* Minyak dan Lilin:

* Minyak mineral: Memberikan kilau dan nuansa yang halus tetapi juga bisa sedikit lengket, terutama dalam konsentrasi yang lebih tinggi.

* Minyak Castor: Menambahkan kilau dan membantu menahan pigmen, tetapi secara alami cukup tebal dan dapat berkontribusi pada lengket.

* lanolin: Emolien yang dapat menambah nuansa lengket.

* lilin lebah atau lilin lainnya: Digunakan untuk menambah ketebalan dan struktur, juga dapat berkontribusi pada tekstur.

* Konsentrasi Bahan Tinggi: Semakin tinggi konsentrasi bahan -bahan ini, semakin lengket lip gloss yang mungkin terjadi. Formulasi lip gloss dengan persentase polimer atau minyak tebal yang lebih tinggi umumnya akan terasa lebih pekat.

* Formulasi: Kombinasi spesifik dan keseimbangan bahan mempengaruhi tekstur akhir. Beberapa formulasi dirancang agar tahan lama, yang sering membutuhkan dasar yang lebih lengket untuk melekat pada bibir.

* berat molekul: Berat molekul polimer yang digunakan juga dapat mempengaruhi kekakuan. Polimer berat molekul yang lebih tinggi cenderung lebih kental dan lengket.

Mengapa bahan -bahan ini digunakan meskipun lengket?

* bersinar: Bahan -bahan ini sangat baik dalam menciptakan permukaan reflektif yang mengkilap.

* umur panjang: Formula yang lengket cenderung bertahan lebih lama di bibir, mengurangi kebutuhan untuk penerapan kembali yang sering.

* Efek Plumping: Tekstur lengket dapat menciptakan efek yang halus dengan mengisi garis bibir.

* suspensi pigmen: Bahan -bahan kental membantu menjaga pigmen warna terdistribusi secara merata di seluruh gloss.

Apakah ada cara untuk mengurangi lengket?

Ya! Beberapa formula lip gloss bertujuan untuk nuansa yang kurang lengket dengan:

* Menggunakan minyak yang lebih ringan dan kurang kental: Minyak jojoba, minyak kelapa, atau minyak sqalane dapat memberikan kilau dan kelembaban tanpa lengket yang berlebihan.

* menggabungkan agen slip: Bahan -bahan seperti dimethicone atau silikon lainnya dapat meningkatkan luncuran dan mengurangi kelemahan.

* Memformulasikan dengan konsentrasi polimer lengket yang lebih rendah: Ini dapat mengurangi kekakuan tetapi juga dapat membahayakan umur panjang.

* Memilih Glosses yang dipasarkan sebagai "Non-Sticky" atau "Ringan". Ini biasanya menggunakan kombinasi bahan yang berbeda untuk mencapai nuansa yang lebih nyaman.

Singkatnya, lengket lip gloss adalah hasil dari bahan yang digunakan untuk mencapai kilau, ketebalan, dan keausan yang panjang. Meskipun tidak diinginkan, seringkali merupakan trade-off untuk kualitas lain yang diinginkan.