* Biologi Folikel Rambut: Seperti semua rambut, bulu mata tumbuh dari folikel yang terletak di kulit di sekitar kelopak mata. Folikel ini memiliki siklus pertumbuhan yang terdiri dari tiga fase:
* anagen (fase pertumbuhan): Ini adalah fase aktif di mana bulu mata secara aktif tumbuh. Bulu mata memiliki fase anagen yang relatif singkat (4-8 minggu), itulah sebabnya mereka tidak tumbuh selama rambut kulit kepala.
* catagen (fase transisi): Ini adalah fase transisi singkat (2-3 minggu) ketika folikel rambut menyusut dan terlepas dari papilla kulit.
* telogen (fase istirahat): Bulu mata sudah tumbuh sepenuhnya, dan folikelnya tidak aktif. Akhirnya, rambut baru akan tumbuh di folikel, mendorong bulu mata lama keluar. Fase ini berlangsung selama beberapa bulan.
* Genetika: Gen Anda memainkan peran penting dalam menentukan panjang, ketebalan, dan warna bulu mata Anda.
* Hormon: Hormon, seperti androgen, dapat mempengaruhi pertumbuhan rambut, termasuk pertumbuhan bulu mata. Perubahan kadar hormon terkadang dapat mempengaruhi pola pertumbuhan bulu mata.
* Nutrisi: Diet seimbang yang kaya akan vitamin dan mineral sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan, termasuk pertumbuhan rambut yang sehat. Kekurangan pada nutrisi tertentu, seperti zat besi, biotin, dan protein, dapat mempengaruhi pertumbuhan dan kualitas rambut.
* Sirkulasi Darah: Sirkulasi darah yang baik ke folikel rambut diperlukan untuk memberikan nutrisi dan oksigen, mendukung pertumbuhan bulu mata yang sehat.
* prostaglandins: Prostaglandin adalah senyawa lipid yang memiliki berbagai efek seperti hormon dalam tubuh. Beberapa prostaglandin, terutama analog prostaglandin, telah ditemukan untuk merangsang pertumbuhan bulu mata. Ini adalah mekanisme di balik obat -obatan seperti bimatoprost (latisse), yang digunakan untuk mengobati hipotrichosis (bulu mata yang tidak memadai).
* Usia: Seiring bertambahnya usia, pertumbuhan rambut cenderung melambat, dan rambut mungkin menjadi lebih tipis. Ini juga dapat mempengaruhi pertumbuhan bulu mata.
* Faktor Eksternal: Faktor lingkungan seperti polusi, bahan kimia yang keras dalam kosmetik, dan gosok mata yang berlebihan dapat merusak bulu mata dan menghambat pertumbuhannya.
Singkatnya, pertumbuhan bulu mata dipengaruhi oleh kombinasi faktor genetik, hormonal, nutrisi, dan lingkungan. Siklus folikel rambut, terutama panjang fase anagen, adalah penentu utama panjang bulu mata.