Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> Kecantikan >> Rias Wajah >> Rias Kuku

Keamanan Pangan:Apakah Cat Kuku Diizinkan untuk Penjamah Makanan?

Secara umum, tidak, cat kuku tidak diperbolehkan saat menangani makanan.

Inilah alasannya:

* Bahaya Fisik: Cat kuku dapat terkelupas atau terkelupas pada makanan, sehingga menjadi kontaminan fisik. Bahkan serpihan kecil pun dapat menimbulkan bahaya tersedak atau menyebabkan cedera jika tertelan.

* Kontaminasi Bakteri: Cat kuku dapat menjadi sarang bakteri, bahkan setelah mencuci tangan. Keripik dan retakan pada cat kuku merupakan tempat ideal bagi bakteri untuk bersembunyi dan berkembang biak.

* Peraturan dan Standar: Sebagian besar peraturan keamanan pangan (seperti peraturan yang didasarkan pada prinsip HACCP) dan peraturan kesehatan melarang penggunaan cat kuku bagi penjamah makanan.

* Visibilitas Kebersihan: Cat kuku dapat menyembunyikan kotoran dan kotoran di bawah kuku. Hal ini membuat lebih sulit untuk melihat apakah tangan benar-benar bersih.

Beberapa perusahaan mengizinkan penggunaan cat kuku dalam kondisi yang sangat ketat:

* Cat kuku polos utuh: Beberapa tempat mungkin mengizinkan cat kuku padat, berwarna terang, dan sangat terawat. Itu harus bebas dari keripik, retak dan cacat lainnya.

* Sarung tangan: Penggunaan sarung tangan dapat memberikan pembatas antara cat kuku dan makanan. Namun sarung tangan harus sering diganti dan benar.

* Kebijakan Khusus: Selalu patuhi kebijakan tempat kerja Anda.

Intinya: Sebaiknya hindari cat kuku sama sekali saat menangani makanan untuk memastikan keamanan pangan. Prioritaskan kuku yang telanjang dan terawat.