Berikut rincian komposisinya lebih detail:
* Keratin (80-90%): Protein berserat ini adalah komponen struktural utama yang memberikan kekuatan dan fleksibilitas. Jenis keratin spesifik yang ditemukan pada kuku lebih keras dan padat dibandingkan keratin pada kulit.
* Air (7-12%): Kadar air mempengaruhi kelenturan kuku. Kadar air yang rendah membuat kuku rapuh dan rentan pecah.
* Lipid (1%): Lipid berkontribusi pada kekenyalan kuku dan membantu mencegah kehilangan air.
* Mineral dan Elemen Jejak (1%): Ini termasuk kalsium, zat besi, seng, belerang, dan lain-lain. Meskipun hadir dalam jumlah kecil, mereka berperan dalam kesehatan dan penampilan kuku. Belerang, khususnya, berkontribusi terhadap kekerasan kuku. Kehadiran beberapa mineral ini dapat memengaruhi warna atau kekuatan kuku. Meskipun sering disebutkan, *kekurangan kalsium tidak berdampak langsung pada kekuatan kuku*.
Singkatnya, keratin adalah komponen utama kuku, dengan air, lipid, dan mineral yang memainkan peran pendukung dalam struktur dan fungsinya.