Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> Kecantikan >> Rias Wajah >> Rias Kuku

Fisika di Balik Fakir yang Berjalan di Paku:Tekanan dan Distribusi

Kemampuan seorang fakir India (atau siapa pun, sebenarnya) untuk berbaring di atas paku tanpa cedera berarti bermuara pada prinsip fisika:tekanan .

Berikut rincian faktor-faktor yang terlibat:

* Tekanan =Gaya / Luas Tekanan adalah gaya yang bekerja pada suatu permukaan dibagi dengan luas daerah dimana gaya tersebut didistribusikan.

* Jumlah Kuku Banyak =Luas Permukaan Besar Jika pakunya banyak, berat fakir didistribusikan ke area permukaan yang luas. Setiap paku hanya memikul sebagian kecil dari berat total.

* Mengurangi Tekanan pada Setiap Kuku Karena berat (gaya) didistribusikan ke area yang luas, tekanan yang diberikan oleh masing-masing kuku pada tubuh berkurang secara signifikan. Jika tekanannya cukup rendah, tidak akan merusak kulit atau menyebabkan cedera serius.

* Kuku Tumpul Meskipun beberapa kuku mungkin lebih tajam dibandingkan kuku lainnya, bantalan kuku pada umumnya tidak menggunakan ujung yang setajam jarum. Titik tumpul semakin meningkatkan area kontak dan mengurangi tekanan.

* Distribusi Berat Merata Para fakir perlu mendistribusikan berat badan mereka secara merata ke seluruh dasar kuku. Hal ini mencegah salah satu area menahan terlalu banyak tekanan. Alas kuku yang sedikit melengkung atau berkontur juga dapat membantu pemerataan berat badan.

* Gerakan Lambat dan Terkendali Gerakan tiba-tiba atau perpindahan beban dapat meningkatkan tekanan pada kuku tertentu dan menyebabkan cedera. Fakir biasanya berbaring dan bangun perlahan dan sengaja untuk menjaga pemerataan berat badan.

* Toleransi dan Pelatihan Nyeri Meskipun faktor fisika adalah penjelasan utamanya, beberapa elemen toleransi rasa sakit mungkin terlibat. Seiring waktu, praktisi mungkin mengembangkan ambang ketidaknyamanan yang lebih tinggi.

Ringkasannya: Alas kuku berfungsi karena banyaknya jumlah kuku meningkatkan luas permukaan tempat distribusi berat badan. Hal ini secara signifikan mengurangi tekanan yang diberikan oleh masing-masing kuku ke tingkat yang tidak cukup untuk menyebabkan cedera serius, asalkan beratnya didistribusikan secara merata dan gerakannya terkontrol.