Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> Kecantikan >> Rias Wajah >> Rias Kuku

Kuku Patah &Berdarah? Mengapa Tidak Menggunakan Lem Kuku &Yang Harus Dilakukan

Tidak, Anda tidak boleh menempelkan lem kuku pada kuku patah yang mengeluarkan darah.

Inilah alasannya:

* Risiko Infeksi: Lem kuku tidak steril. Menerapkannya pada luka terbuka, bahkan luka kecil, secara signifikan meningkatkan risiko masuknya bakteri dan menyebabkan infeksi.

* Iritasi dan Luka Bakar Kimia: Bahan kimia dalam lem kuku dapat mengiritasi luka dan kulit di sekitarnya. Beberapa formulasi bahkan dapat menyebabkan luka bakar kimia.

* Penyembuhan Tertunda: Lem dapat memerangkap kotoran dan kelembapan, sehingga menciptakan lingkungan yang kurang ideal untuk penyembuhan. Bisa juga menempel pada jaringan yang rusak sehingga sulit dikeluarkan dan berpotensi menyebabkan cedera lebih lanjut.

* Potensi Reaksi Alergi: Beberapa orang alergi terhadap bahan yang terkandung dalam lem kuku. Menerapkannya pada kulit yang rusak bisa memicu reaksi yang lebih parah.

Yang sebaiknya Anda lakukan:

1. Membersihkan Luka: Cuci area tersebut dengan lembut menggunakan sabun lembut dan air.

2. Hentikan Pendarahan: Berikan tekanan lembut pada area tersebut dengan kain bersih atau kain kasa steril hingga pendarahan berhenti.

3. Gunakan Antiseptik: Setelah pendarahan berhenti, oleskan sedikit salep antiseptik (seperti Neosporin atau Bacitracin) untuk membantu mencegah infeksi.

4. Melindungi Kuku: Tutupi kuku yang patah dengan perban atau perekat untuk melindunginya dari cedera lebih lanjut.

5. Pertimbangkan Bantuan Profesional:

* Jika lukanya dalam atau pendarahannya banyak atau tidak berhenti, dapatkan bantuan medis dari dokter atau klinik perawatan darurat.

* Jika rasa sakitnya parah atau Anda mencurigai adanya infeksi (kemerahan, bengkak, nanah), temui dokter.

* Teknisi kuku dapat membantu memperbaiki kuku yang patah secara kosmetik setelah lukanya sembuh dengan baik.

Lem kuku dirancang untuk memperkuat kuku palsu, bukan untuk mengobati luka. Prioritaskan pembersihan dan perlindungan luka untuk mencegah infeksi dan mempercepat penyembuhan.