Berikut rinciannya:
* Tindakan Pelarut: Pelarut dalam cat kuku sangat baik dalam melarutkan atau mengurai jenis plastik tertentu, termasuk polistiren.
* Melemahkan Styrofoam: Ketika pelarut bersentuhan dengan styrofoam, ikatan antar molekul polistiren akan terganggu. Hal ini menyebabkan styrofoam melunak, melemah, dan pada dasarnya larut.
* Degradasi Cepat: Karena styrofoam sebagian besar berupa udara (yaitu polistiren yang diperluas), pelarutnya dengan cepat menyerang area permukaan yang luas. Hal ini membuat proses pelarutan tampak sangat cepat dan dramatis, sering kali terlihat seperti cat kuku "terbakar" melalui styrofoam.
Sederhananya, pelarut dalam cat kuku bertindak seperti magnet bagi polistiren dalam styrofoam. Mereka memisahkan styrofoam pada tingkat molekuler, menyebabkannya hancur.