Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> Kecantikan >> Rias Wajah >> Rias Kuku

Kuku Coklat pada Bukan Perokok:Penyebab &Solusi Potensial

Kuku berwarna coklat pada orang yang bukan perokok dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi yang relatif tidak berbahaya hingga masalah medis mendasar yang lebih serius. Berikut rincian penyebab potensial:

1. Pewarnaan Eksternal:

* Pengobatan Tertentu: Beberapa obat topikal atau sistemik dapat menyebabkan perubahan warna kuku. Contohnya termasuk minocycline (digunakan untuk jerawat dan infeksi lainnya), doxorubicin (obat kemoterapi), dan obat antimalaria tertentu.

* Henna: Kontak langsung dengan henna dapat menodai kuku menjadi coklat.

* Pewarna dan Bahan Kimia: Seringnya terkena pewarna, bahan kimia, atau produk pembersih tertentu tanpa perlindungan yang tepat dapat menyebabkan noda.

* Cat Kuku: Cat kuku berwarna gelap, apalagi jika diaplikasikan tanpa lapisan dasar, terkadang dapat menodai kuku dengan warna kekuningan atau kecoklatan.

2. Trauma dan Cedera:

* Subungual Hematoma (Darah di Bawah Kuku): Cedera ringan pada dasar kuku dapat menyebabkan pendarahan di bawah kuku, yang menyebabkan perubahan warna menjadi coklat atau hitam. Seringkali muncul sebagai bintik atau garis hitam yang secara bertahap bergerak ke arah tepi kuku seiring pertumbuhannya.

* Trauma Berulang: Aktivitas yang melibatkan tekanan berulang atau trauma ringan pada kuku (misalnya sepatu lari yang terlalu ketat, penggunaan tangan berlebihan dalam olahraga tertentu) dapat menyebabkan perubahan kuku, termasuk perubahan warna.

3. Infeksi:

* Infeksi Jamur Kuku (Onikomikosis): Ini adalah penyebab umum perubahan warna kuku, penebalan, dan keropos. Meskipun biasanya menyebabkan perubahan warna menjadi kuning atau putih, infeksi jamur tertentu dapat muncul berwarna coklat.

* Infeksi Bakteri: Meskipun jarang terjadi, infeksi bakteri tertentu (misalnya Pseudomonas) dapat menyebabkan perubahan warna menjadi hijau kecokelatan.

4. Penyakit dan Kondisi Sistemik:

* Kekurangan Nutrisi: Kekurangan vitamin atau mineral tertentu (misalnya vitamin B12) terkadang dapat bermanifestasi sebagai perubahan kuku, termasuk perubahan warna.

* Gangguan Endokrin:

* Gangguan tiroid: Baik hipotiroidisme dan hipertiroidisme dapat memengaruhi pertumbuhan dan warna kuku.

* Penyakit Addison: Gangguan kelenjar adrenal ini dapat menyebabkan hiperpigmentasi yang dapat mempengaruhi kuku.

* Penyakit Ginjal: Penyakit ginjal kronis dapat menyebabkan berbagai perubahan pada kuku, termasuk penampilan kuku "setengah-setengah" (kuku Lindsay) atau perubahan warna kecoklatan.

* Penyakit Hati: Masalah hati terkadang dapat menyebabkan perubahan kuku, meskipun lebih sering Anda melihat kuku putih atau perubahan pada lunula.

* Hemokromatosis: Kondisi ini melibatkan penyimpanan zat besi berlebih di dalam tubuh, dan dapat menyebabkan perubahan pigmentasi kulit dan kuku.

* Amiloidosis: Penyakit langka dimana protein abnormal menumpuk di jaringan dan organ, sehingga dapat mempengaruhi kuku.

5. Kondisi Kulit:

* Psoriasis: Psoriasis kuku dapat menyebabkan lubang, penebalan, remuk, dan perubahan warna, termasuk coklat atau coklat kekuningan.

* Lichen Planus: Kondisi peradangan ini dapat memengaruhi kuku, menyebabkan penipisan, pengelupasan, dan perubahan warna.

6. Melanonikia:

* Melanonikia Membujur: Ini mengacu pada pita coklat atau hitam yang memanjang di bawah kuku. Hal ini disebabkan oleh peningkatan produksi melanin di matriks kuku.

* Penyebab Jinak: Dalam banyak kasus, melanonychia longitudinal bersifat jinak, terutama pada orang dengan warna kulit lebih gelap. Hal ini juga dapat disebabkan oleh obat-obatan tertentu, trauma, atau kondisi peradangan.

* Melanoma: *Sangat penting untuk menyingkirkan kemungkinan melanoma subungual (melanoma kuku), terutama jika:*

* Band ini baru atau berubah.

* Pitanya lebar atau tidak beraturan.

* Terdapat pigmen yang menyebar ke kulit sekitar (tanda Hutchinson).

* Terjadi distrofi kuku (pertumbuhan kuku tidak normal).

* Ada riwayat keluarga melanoma.

7. Penyebab Langka Lainnya:

* Penyakit Wilson: Kelainan genetik langka yang melibatkan metabolisme tembaga.

* Paparan terhadap logam berat tertentu: Seperti arsenik atau perak.

Kapan Harus Menemui Dokter:

Penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau dokter kulit jika Anda melihat salah satu hal berikut:

* Perubahan warna atau bentuk kuku secara tiba-tiba atau tanpa sebab yang jelas.

* Nyeri, bengkak, atau nanah di sekitar kuku.

* Kuku menebal atau hancur.

* Garis atau garis gelap yang baru, berubah, atau tidak beraturan.

* Pigmen menyebar ke kulit di sekitar kuku.

* Gejala lain yang menunjukkan kondisi medis yang mendasarinya.

Seorang dokter dapat memeriksa kuku Anda, menanyakan riwayat kesehatan Anda, dan memerintahkan tes (seperti pemotongan kuku untuk kultur jamur atau biopsi) untuk menentukan penyebab perubahan warna coklat dan merekomendasikan pengobatan yang tepat. Jangan pernah berasumsi bahwa mengganti kuku tidak berbahaya, terutama jika kuku masih baru atau sedang diganti. Diagnosis dan pengobatan dini sangat penting, terutama jika dicurigai adanya melanoma.