* Proto-Indo-Eropa (PIE): Nenek moyang banyak bahasa Eropa dan beberapa bahasa Asia, termasuk bahasa Inggris, memiliki akar seperti `*h₂nogʰ-`, yang berarti "cakar, kuku, atau kuku jari/jari kaki."
* Proto-Jermanik: Akar ini berevolusi menjadi `*naglaz` dalam proto-Jermanik, juga berarti" kuku "(baik kuku jari/jari kaki dan pengikat logam).
* Bahasa Inggris Kuno: Dari Proto-Jermanik, ia memasuki bahasa Inggris kuno sebagai `nægl`, sekali lagi dengan makna ganda yang sama.
* Bahasa Inggris Tengah: Kata itu berlanjut sebagai `kuku` dalam bahasa Inggris tengah, dan ejaan dan pengucapannya sebagian besar tidak berubah.
Jadi, pada dasarnya, kata "kuku" pada akhirnya berasal dari akar yang sangat kuno yang terkait dengan cakar, kuku, dan kuku kaki, dan penerapannya pada pengencang logam adalah pengembangan kemudian berdasarkan kemiripan dalam bentuk dan fungsi (untuk menggenggam atau menahan).