1. Pahami Penyebabnya:
* Kekeringan: Ini adalah penyebab yang paling umum. Udara kering, sering mencuci tangan, sabun kasar, dan pembersih melepaskan kelembaban dari kulit.
* Kerusakan/Trauma: Memetik, menggigit, manicuring agresif, atau cedera pada area kuku dapat mengiritasi dan merusak kulit.
* iritasi: Paparan bahan kimia (produk pembersih, deterjen), alergen (cat kuku tertentu atau penghilang), atau bahkan gesekan dapat menyebabkan iritasi dan pengelupasan.
* Kebiasaan: Memilih atau menggigit kulit adalah pendorong besar masalahnya.
* Kekurangan Nutrisi: Meskipun kurang umum, kekurangan dalam vitamin dan mineral tertentu dapat mempengaruhi kesehatan kulit.
* Kondisi medis: Kadang -kadang, kondisi kulit seperti eksim atau psoriasis dapat berkontribusi.
2. Hidrasi adalah kunci:
* melembabkan, melembabkan, melembabkan: Ini adalah langkah terpenting.
* Bawa krim tangan yang bagus: Pilih krim yang kaya dan emolien dengan bahan -bahan seperti:
* Humektan: Gliserin, asam hialuronat (menarik kelembaban)
* emolien: Shea Butter, Cocoa Butter, Jojoba Oil, Minyak Kelapa, Lanolin (Lunak dan Smooth)
* oklusives: Petrolatum, lilin lebah, minyak mineral (Buat penghalang untuk mengunci kelembaban)
* Terapkan setelah mencuci tangan: Ini sangat penting. Selalu isi kembali kelembaban yang hilang saat mencuci.
* Terapkan sebelum tempat tidur: Balsem atau salep yang lebih tebal sangat ideal untuk hidrasi semalam. Pertimbangkan untuk menggunakan sarung tangan di atas pelembab untuk pengkondisian yang dalam.
* Gunakan minyak kutikula: Oleskan minyak kutikula beberapa kali sehari. Cari minyak dengan bahan -bahan seperti Jojoba, Almond, atau Aprikot Kernel Oil.
* Hidrat dari dalam ke luar: Minum banyak air sepanjang hari untuk menjaga tubuh Anda tetap terhidrasi.
3. Perawatan &Pencegahan Trauma yang Lembut:
* Hindari memilih atau menggigit: Ini sangat penting. Identifikasi pemicu dan temukan mekanisme koping alternatif (mis., Mainan gelisah, bola stres).
* Manicuring Lembut:
* Jangan memotong hiponychium: Kulit ini ada di sana untuk melindungi hamparan kuku Anda dari bakteri dan infeksi. Memotong itu dapat menyebabkan lebih banyak masalah. Dorong kembali dengan lembut kutikula dengan pendorong kayu atau kutikula karet * setelah * merendam tangan Anda dalam air hangat untuk melembutkan kulit.
* Gunakan alat yang tepat: Investasikan dalam Pusat Kutik Api Kualitas dan Nippers.
* Hati -hati dengan penghapus cat kuku: Pilih formula bebas aseton dan jangan terlalu sering menggunakannya.
* Lindungi tangan Anda:
* pakai sarung tangan saat melakukan hidangan atau menggunakan bahan kimia yang keras: Ini melindungi kulit Anda dari pengeringan dan zat yang mengiritasi.
* Hindari paparan air yang berkepanjangan: Cuci tangan yang sering dapat mengeringkan kulit. Saat Anda mencuci tangan, gunakan air hangat dan pembersih yang lembut dan bebas sabun.
* Pertimbangkan mengenakan sarung tangan dalam cuaca dingin dan kering: Ini membantu mencegah kehilangan kelembaban.
* Perlakukan hangnail dengan benar: Jika Anda mendapatkan hangnail, * jangan pernah * merobeknya. Jepit dengan hati -hati ke dekat dengan kulit dengan nipper kutikula yang bersih dan tajam. Oleskan salep antiseptik sesudahnya.
4. Pilih produk yang tepat:
* sabun tangan lembut: Hindari sabun keras dengan sulfat (SLS, SLE) atau wewangian yang kuat. Cari sabun pelembab atau berbasis gliserin.
* Cat kuku hypoallergenic: Jika Anda mencurigai cat kuku Anda mengiritasi kulit Anda, cobalah formula hypoallergenic atau "3-bebas," "5-bebas," atau "7-bebas". Formulasi -formulasi ini menghindari iritasi umum seperti formaldehida, toluena, dan dibutyl phthalate (DBP).
5. Diet dan Suplemen (Konsultasikan dengan Dokter):
* Makan Diet Sehat: Pastikan Anda mendapatkan cukup vitamin dan mineral, terutama yang diketahui mendukung kesehatan kulit, seperti:
* Vitamin A: Mendukung pergantian sel kulit.
* Vitamin C: Antioksidan dan penting untuk produksi kolagen.
* Vitamin E: Antioksidan dan membantu melindungi kulit dari kerusakan.
* Biotin: Berperan dalam kesehatan kuku dan rambut.
* Pertimbangkan Suplemen: Jika Anda curiga memiliki kekurangan, bicarakan dengan dokter Anda atau ahli diet terdaftar tentang apakah suplemen sesuai.
6. Kapan harus menemui dokter:
* Jika mengelupas parah, menyakitkan, atau disertai dengan kemerahan, pembengkakan, nanah, atau tanda -tanda infeksi lainnya.
* Jika mengelupas gigih dan tidak membaik dengan perawatan di rumah.
* Jika Anda curiga memiliki kondisi kulit yang mendasarinya seperti eksim atau psoriasis.
Singkatnya, hidrasi yang konsisten, penanganan lembut, dan menghindari pengambilan adalah landasan mencegah kulit mengelupas di sekitar kuku Anda. Bersabarlah dan gigih dengan rutinitas Anda, dan Anda akan melihat peningkatan dari waktu ke waktu.