Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> Kecantikan >> Rias Wajah >> Rias Kuku

Apa artinya ketika menyelesaikan kuku Anda dan mereka mulai terbakar?

Sensasi pembakaran selama perawatan kuku adalah tanda bahwa ada sesuatu yang mengiritasi atau merusak kuku dan kulit di sekitarnya. Berikut ini rincian penyebab potensial:

Penyebab umum pembakaran selama layanan kuku:

* Aplikasi Akrilik (Paling Umum):

* Kontak monomer dengan kulit: Monomer akrilik (cairan) dapat menyebabkan luka bakar kimia jika bersentuhan langsung dengan kulit di sekitar kuku. Ini karena itu bahan kimia yang kuat.

* over-filing: Pengajuan yang berlebihan menipiskan lempeng kuku alami, membuatnya lebih sensitif dan rentan terhadap bahan kimia dalam akrilik.

* lonjakan panas: Proses polimerisasi akrilik (pengerasan) menciptakan panas. "Panas panas" yang tiba -tiba atau berlebihan dapat menyebabkan sensasi terbakar, terutama jika akrilik diterapkan terlalu tebal atau sembuh terlalu cepat.

* primer asam: Menggunakan primer asam dapat menyebabkan pembakaran jika menyentuh kulit.

* Polandia gel:

* Reaksi alergi/sensitivitas: Beberapa orang mengembangkan alergi atau sensitivitas terhadap bahan -bahan dalam semir gel, terutama akrilat. Membakar, gatal, kemerahan, dan pembengkakan dapat terjadi.

* Over-Curing: Curing yang berlebihan di bawah lampu UV/LED bisa terlalu panas dan menyebabkan sensasi terbakar. Ini juga dapat menyebabkan gel menyusut dan menarik diri dari kuku.

* kuku tipis atau rusak: Menerapkan semir gel untuk kuku tipis, rusak, atau diisi berlebih dapat meningkatkan sensitivitas dan kemungkinan pembakaran.

* penghapus cat kuku (aseton):

* kekeringan/iritasi: Meskipun cenderung menyebabkan "luka bakar" yang benar, paparan aseton yang berkepanjangan atau berulang dapat mengeringkan kulit di sekitar kuku, yang menyebabkan iritasi dan sensasi yang menyengat.

* Kulit yang rusak: Jika Anda memiliki potongan, hangnail, atau kulit yang teriritasi, aseton akan menyengat.

* Lampu UV/LED:

* Sensitivitas panas: Beberapa orang memiliki sensitivitas yang lebih tinggi terhadap panas yang dihasilkan oleh lampu UV/LED. Ini dapat menyebabkan perasaan terbakar atau menyengat, terutama jika lampu terlalu dekat dengan kulit.

* iritasi lain:

* Sanitizers/Cleaners: Pembersih atau pembersih yang keras yang digunakan selama layanan dapat mengiritasi kulit jika tidak dibilas dengan benar.

Apa yang harus dilakukan jika Anda mengalami sensasi terbakar:

1. Segera beri tahu teknisi kuku: Beri tahu mereka segera setelah Anda merasakan terbakar. Jangan berusaha keras.

2. Hentikan prosedur: Teknisi harus segera menghentikan apa yang mereka lakukan.

3. Hapus produk: Lepaskan akrilik, gel, atau produk lain dengan lembut yang menyebabkan pembakaran. Ini mungkin melibatkan perendaman dengan aseton (hati -hati) atau mengajukannya.

4. Cuci dengan air dingin: Bilas area yang terkena dengan air dingin dan sabun lembut.

5. Oleskan kompres keren: Kompres keren dapat membantu menenangkan area tersebut.

6. melembabkan: Oleskan pelembab yang lembut dan bebas pewangi ke kulit di sekitar kuku.

7. mencari perhatian medis (jika perlu): Jika pembakaran parah, terjadi lepuh, atau rasa sakit tetap ada setelah pengangkatan, konsultasikan dengan dokter atau dokter kulit.

Pencegahan:

* Pilih salon terkemuka dan teknisi berpengalaman: Teknisi yang terampil akan menggunakan teknik dan produk yang tepat untuk meminimalkan risiko pembakaran.

* berkomunikasi dengan jelas: Beri tahu teknisi Anda tentang sensitivitas atau alergi yang Anda miliki. Beri tahu mereka segera jika Anda merasa tidak nyaman.

* Pastikan persiapan kuku yang tepat: Hindari buffing yang berlebihan atau berlebihan dari lempeng kuku alami.

* Aplikasi produk yang tepat: Pastikan produk diterapkan dengan benar dan tidak diizinkan untuk menghubungi kulit.

* Monitor Waktu Penyembuhan: Ikuti waktu curing yang direkomendasikan pabrikan untuk semir gel untuk menghindari over-curing.

* Kuku sehat: Jaga kuku alami Anda tetap sehat dan kuat. Jika Anda memiliki kuku yang tipis dan rusak, pertimbangkan untuk istirahat dari akrilik atau gel.

* Produk uji: Jika Anda memiliki kulit sensitif, mintalah aplikasi uji kecil produk pada satu kuku sebelum menerapkannya pada semua kuku.

* Ventilasi yang tepat: Pastikan salon memiliki ventilasi yang baik untuk meminimalkan paparan asap.

Singkatnya, sensasi terbakar selama perawatan kuku adalah tanda peringatan yang tidak boleh diabaikan. Mengatasi masalah segera dapat mencegah kerusakan lebih lanjut dan memastikan pengalaman yang lebih aman dan lebih nyaman.