* iritasi dan peradangan: Cat kuku mengandung bahan kimia seperti pelarut, resin, dan pigmen yang dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan peradangan. Potongan terbuka lebih rentan terhadap iritasi ini.
* Risiko Infeksi: Sementara cat kuku itu sendiri tidak steril, perhatian utama adalah bahwa ia dapat menjebak bakteri dan puing -puing di luka, meningkatkan risiko infeksi.
* Penyembuhan Tertunda: Bahan kimia dalam cat kuku dapat mengganggu proses penyembuhan alami tubuh.
* Reaksi Alergi: Beberapa orang alergi terhadap bahan -bahan dalam cat kuku, yang dapat menyebabkan reaksi di area pemotongan.
Apa yang harus dilakukan jika Anda mendapatkan cat kuku dalam potongan:
1. Bersihkan: Segera dan benar -benar bilas potongan dengan air bersih dan dingin. Gunakan sabun ringan jika memungkinkan, tetapi bersikaplah lembut.
2. Hapus polesan: Cobalah dengan lembut untuk menghilangkan potongan cat kuku yang terlihat. Anda dapat menggunakan kain yang bersih, lembut atau kapas. Hindari penggosokan yang keras, yang dapat menyebabkan lebih banyak kerusakan.
3. Antiseptik: Oleskan larutan antiseptik ringan pada pemotongan untuk membantu mencegah infeksi (mis., Hidrogen peroksida encer atau povidone-iodine).
4. Perban: Tutupi potongan dengan perban bersih untuk melindunginya dari kontaminasi lebih lanjut.
5. Monitor: Perhatikan tanda -tanda infeksi, seperti peningkatan kemerahan, pembengkakan, nyeri, nanah, atau demam.
6. Lihat dokter: Jika potongannya dalam, tidak berhenti berdarah, menunjukkan tanda -tanda infeksi, atau jika Anda memiliki masalah, konsultasikan dengan dokter atau profesional kesehatan lainnya.
Pencegahan:
* Berhati -hatilah saat mengoleskan cat kuku untuk menghindari mendapatkannya di kulit Anda, terutama jika Anda memiliki luka atau luka terbuka.
* Pertimbangkan untuk menggunakan cat kuku dengan lebih banyak formulasi "alami" atau "kurang beracun", tetapi perlu diingat bahwa bahkan ini masih bisa menjengkelkan pada luka terbuka.
Singkatnya, hindari mendapatkan cat kuku dalam potongan. Jika itu terjadi, bersihkan area secara menyeluruh dan monitor tanda -tanda infeksi.