Efek langsung:
* Nyeri: Anda mungkin akan mengalami rasa sakit yang tajam pada titik masuk.
* Pendarahan: Mungkin akan ada beberapa pendarahan, mungkin kecil atau lebih signifikan tergantung pada kedalaman dan ukuran kuku.
* PENGENDALIAN POTENSI Bakteri: Kuku, terlepas dari bahannya, dapat membawa bakteri dan puing -puing ke dalam luka, meningkatkan risiko infeksi.
Kekhawatiran khusus untuk luka (bukan bahan kuku):
* Infeksi: Bakteri seperti * Staphylococcus * dan * Streptococcus * adalah umum pada permukaan dan di lingkungan. Luka tusukan dapat menciptakan lingkungan anaerob (kekurangan oksigen), yang ideal untuk bakteri seperti * Clostridium tetani * (tetanus) untuk berkembang.
* benda asing: Kuku bisa putus di dalam kaki Anda.
* Kerusakan saraf: Tergantung pada lokasi tusukan, ada risiko kecil kerusakan saraf.
* Keterlibatan tulang: Jika kuku cukup dalam, itu bisa berpotensi menyentuh atau bahkan menembus tulang.
Kekhawatiran khusus untuk kuku perak:
* Sementara keyakinan bahwa perak dari kejahatan mungkin tidak memiliki jasa ilmiah, perak memang memiliki beberapa sifat antimikroba. Ini kadang -kadang digunakan dalam pembalut luka dan perangkat medis. Oleh karena itu, menginjak kuku perak sebenarnya dapat membawa lebih sedikit risiko infeksi daripada menginjak kuku baja berkarat. Namun, ini tidak berarti perawatan medis harus dihindari.
Apa yang harus dilakukan:
1. Lepaskan kuku: Jika kuku masih di kaki Anda, lepaskan dengan hati -hati. Jika tertanam dalam atau Anda tidak yakin bagaimana menghapusnya dengan aman, cari bantuan medis. Jangan mencoba untuk menghilangkan kuku yang tertanam dalam, terutama jika itu dekat sendi, atau jika Anda tidak yakin bagaimana melanjutkan.
2. Cuci lukanya: Cuci luka dengan sabun dan air secara menyeluruh.
3. Kontrol Pendarahan: Oleskan tekanan langsung ke luka dengan kain bersih sampai pendarahan berhenti.
4. Disinfeksi: Oleskan larutan antiseptik seperti hidrogen peroksida atau menggosok alkohol ke luka.
5. Perban: Tutupi luka dengan perban steril.
6. Monitor Infeksi: Perhatikan tanda -tanda infeksi selama beberapa hari ke depan, termasuk:
* Peningkatan rasa sakit
* Pembengkakan
* Kemerahan
* Nanah atau drainase
* Demam
7. Tembakan Tetanus: Ini adalah langkah yang paling penting. Konsultasikan dengan dokter segera untuk menentukan apakah Anda memerlukan booster tetanus. Tetanus adalah penyakit serius dan berpotensi fatal yang disebabkan oleh bakteri yang memasuki tubuh melalui luka. Secara umum, booster tetanus direkomendasikan jika Anda belum memilikinya dalam 5-10 tahun terakhir.
8. mencari perhatian medis:
* Jika lukanya dalam, berdarah berlebihan, atau tidak menghentikan pendarahan setelah memberikan tekanan.
* Jika Anda tidak dapat melepas kuku.
* Jika Anda mengembangkan tanda -tanda infeksi.
* Jika Anda tidak yakin dengan status vaksinasi tetanus Anda.
* Jika Anda menderita diabetes atau sistem kekebalan tubuh yang terganggu, karena Anda mungkin berisiko lebih tinggi untuk komplikasi.
* Jika luka tusukan di atas sendi.
Pertimbangan Penting:
* Jangan abaikan luka: Bahkan jika tampaknya kecil, luka tusukan memiliki potensi infeksi serius.
* Jangan mendiagnosis diri sendiri atau perawatan diri: Konsultasikan dengan profesional kesehatan untuk penilaian dan perawatan yang tepat.
* Bahan kuku (perak, baja, dll.) Kurang penting daripada potensi infeksi. Faktor yang paling penting adalah membersihkan luka secara menyeluruh dan mendapatkan perawatan medis yang tepat, terutama mengenai tetanus.
* Mitos vs. Realitas: Perak telah digunakan untuk sifat antimikroba, tetapi tidak meniadakan kebutuhan untuk perawatan luka yang tepat dan perhatian medis setelah tusukan.
Singkatnya, menginjak kuku perak membutuhkan perawatan dan perhatian yang sama seperti menginjak kuku lainnya. Bersihkan luka secara menyeluruh, monitor infeksi, dan dapatkan booster tetanus jika diperlukan. Jangan mengandalkan bahan kuku untuk mencegah infeksi.