1. Trauma:
* Trauma minor berulang: Ini adalah penyebab paling umum. Kegiatan seperti mengetik, memainkan alat musik, menggunakan kuku Anda sebagai alat (mengikis, mencabut), atau mengenakan sepatu yang terlalu ketat dapat menyebabkan pemisahan kecil antara piring kuku dan tempat tidur kuku.
* Trauma signifikan tunggal: Pukulan langsung ke kuku, cedera naksir, atau bahkan secara tidak sengaja membanting jari Anda di pintu dapat menyebabkan kuku terangkat.
2. Infeksi:
* Infeksi jamur (onychomycosis): Infeksi jamur dapat menyebabkan kuku menebal, menjadi rapuh, berubah warna, dan akhirnya mengangkat dari dasar kuku. Ini adalah penyebab yang sangat umum.
* Infeksi bakteri: Meskipun kurang umum, bakteri terkadang bisa berada di bawah paku dan menyebabkan peradangan dan mengangkat.
3. Kondisi kulit:
* psoriasis: Psoriasis kuku dapat menyebabkan pitting, penebalan, perubahan warna, dan onikolisis.
* eksim (dermatitis atopik): Eksim yang mempengaruhi kulit di sekitar kuku juga dapat menyebabkan kelainan kuku dan mengangkat.
* lichen planus: Kondisi peradangan ini dapat mempengaruhi kulit dan kuku, menyebabkan perubahan kuku seperti penipisan, ridging, dan onycholysis.
4. Penyakit Sistemik:
* Gangguan tiroid: Baik hipertiroidisme dan hipotiroidisme dapat mempengaruhi pertumbuhan dan penampilan kuku.
* Anemia: Anemia defisiensi besi terkadang dapat berkontribusi pada masalah kuku.
* Fenomena Raynaud: Kondisi ini mempengaruhi aliran darah ke ekstremitas dan berpotensi berdampak pada kesehatan kuku.
5. Obat dan Bahan Kimia:
* Obat -obatan tertentu: Beberapa obat, seperti antibiotik tetrasiklin, psoralens (digunakan untuk pengobatan psoriasis), dan beberapa obat kemoterapi, dapat menyebabkan fotosensitifitas yang dapat menyebabkan onikolisis dengan paparan sinar matahari.
* bahan kimia keras: Paparan bahan kimia yang keras seperti penghapus cat kuku, produk pembersih, dan pelarut industri tertentu dapat merusak kuku dan menyebabkannya terangkat.
* Produk kuku: Kuku akrilik, manikur gel, dan bahkan beberapa cat kuku biasa kadang -kadang dapat berkontribusi pada onikolisis, terutama jika diterapkan atau dihilangkan secara tidak benar.
6. Alergi:
* Dermatitis kontak alergi: Reaksi alergi terhadap cat kuku, lem kuku, atau produk kuku lainnya dapat menyebabkan peradangan dan mengangkat kuku.
7. Idiopathic:
* Dalam beberapa kasus, penyebab onikolisis tidak diketahui (idiopatik).
Pertimbangan Penting:
* Paku yang mana? Jika hanya satu paku, trauma atau infeksi lokal lebih mungkin. Jika banyak kuku, masalah sistemik atau efek samping obat lebih mungkin.
* Gejala lain: Apakah ada gejala lain, seperti rasa sakit, kemerahan, pembengkakan, perubahan warna kuku, atau perubahan kulit di sekitar kuku? Petunjuk ini dapat membantu menentukan penyebabnya.
Apa yang harus dilakukan:
* Lihat dokter atau ahli penyakit kaki: Yang terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter, terutama jika pengangkatannya menyakitkan, meluas, atau disertai dengan gejala lainnya. Mereka dapat mendiagnosis penyebabnya dengan benar dan merekomendasikan perawatan yang tepat. Mereka mungkin mengambil kliping kuku untuk budaya jamur.
* Jaga kuku pendek dan kering: Potong bagian kuku yang diangkat untuk mencegahnya menangkap hal -hal. Jaga agar area tetap bersih dan kering untuk mencegah infeksi.
* Hindari iritasi: Meminimalkan paparan bahan kimia dan iritasi yang keras. Kenakan sarung tangan saat melakukan pekerjaan rumah.
* Hindari cat kuku: Berikan kuku Anda istirahat dari cat kuku dan peningkatan buatan lainnya sampai kondisinya membaik.
* alas kaki yang tepat: Kenakan sepatu yang pas dengan kamar kaki yang cukup.
Singkatnya, berbagai faktor dapat menyebabkan kuku tumbuh ke atas (onikolisis). Mengidentifikasi penyebab yang mendasari sangat penting untuk pengobatan dan pencegahan yang efektif. Jangan ragu untuk mencari nasihat medis profesional untuk diagnosis dan manajemen yang tepat.