1. Bertindak cepat!
* Semakin cepat Anda mengatasi tumpahan, semakin baik peluang Anda untuk sukses. Penghapus cat kuku dapat merusak dan bahkan melarutkan beberapa kain sintetis dari waktu ke waktu.
2. Nilai kain
* jenis kain apa itu? Ini sangat penting. Beberapa kain, terutama sintetis seperti asetat, triasetat, atau rayon, dapat dilarutkan atau rusak secara permanen oleh penghapus cat kuku berbasis aseton. Jika Anda mencurigai kainnya mungkin asetat, rayon, atau sintetis sensitif yang serupa, lewati langkah 6 (pembersihan profesional) atau uji area tersembunyi * dengan sangat hati -hati * sebelum melanjutkan dengan obat rumahan.
* Apakah ini kain halus seperti sutra atau wol? Jika demikian, tangani dengan sangat hati -hati dan pertimbangkan pembersihan profesional.
3. Blot (jangan gosok!)
* Gunakan kain yang bersih dan kering atau handuk kertas untuk dengan lembut menghapus penghilang yang tumpah. Menggosok hanya akan menyebarkan tumpahan dan berpotensi merusak kain. Bekerja dari luar noda ke dalam untuk mencegahnya menyebar lebih jauh.
4. Uji area tersembunyi (penting!)
* Sebelum menggunakan solusi pembersihan apa pun, uji pada area kain yang tidak mencolok, seperti jahitan di dalam atau hem. Oleskan sedikit larutan dan noda dengan kain bersih. Tunggu beberapa menit untuk melihat apakah warna atau tekstur kain terpengaruh. Jika ada kerusakan, lewati ke langkah 6.
5. Opsi pembersihan (pilih satu dan uji sebelum menggunakan!)
* Opsi A:sabun cuci piring ringan dan air:
* Campur sejumlah kecil sabun cuci piring ringan (seperti fajar atau serupa) dengan air dingin.
* Celupkan kain bersih ke dalam air sabun dan hapus noda dengan lembut.
* Bilas area dengan air bersih dan dingin.
* Blot dry.
* Ulangi sesuai kebutuhan.
* Opsi B:Menggosok alkohol (isopropil alkohol):
* * Gunakan dengan hati -hati, dan uji di area tersembunyi terlebih dahulu! * Gosok alkohol terkadang dapat menghilangkan pewarna dari kain gelap.
* Basahi kain bersih dengan alkohol gosok.
* Dengan lembut hapus noda.
* Bilas dengan air dingin.
* Blot dry.
* Opsi C:Penghilang cat kuku non-aseton:
* * Uji di area tersembunyi terlebih dahulu! * Ini mungkin tampak berlawanan dengan intuisi, tetapi kadang-kadang menggunakan penghilang cat kuku * non-aseton * dapat membantu mengangkat penghapus berbasis aseton.
* Redam kain bersih dengan penghapus cat kuku non-aseton.
* Dengan lembut hapus noda.
* Bilas dengan air dingin.
* Blot dry.
6. Pembersihan Profesional
* Jika noda besar, kainnya halus, atau Anda tidak yakin tentang cara melanjutkan, bawa barang ke pembersih kering profesional sesegera mungkin. Beri tahu mereka tentang tumpahan dan jenis penghapus cat kuku yang digunakan.
7. Pengeringan
* udara kering: Setelah dibilas dan blotting, biarkan kain benar -benar mengering. Hindari menggunakan pengering, karena panas dapat mengatur noda yang tersisa.
8. Periksa dan ulangi
* Setelah kain kering, periksa area tersebut. Jika noda masih terlihat, ulangi proses pembersihan (dimulai dengan pengujian di area tersembunyi lagi).
Pertimbangan Penting:
* aseton vs non-aseton: Ketahui jenis penghapus cat kuku mana yang tumpah. Aseton adalah pelarut yang lebih kuat dan lebih mungkin menyebabkan kerusakan.
* Colorfastness: Kain gelap lebih rentan terhadap kehilangan warna. Berhati -hatilah saat menggunakan solusi pembersihan apa pun.
* Noda Lama: Noda yang lebih tua lebih sulit untuk dihapus. Semakin cepat Anda mengatasi tumpahan, semakin baik.
* Jenis kain: Seperti yang disebutkan sebelumnya, *jenis kain sangat penting. *
Apa * tidak * harus dilakukan:
* Gosok noda: Menggosok dapat menyebarkan noda dan merusak serat.
* Gunakan bahan kimia kasar: Hindari pemutih, amonia, atau bahan kimia keras lainnya, karena mereka dapat merusak atau mengubah warna kain.
* Keringkan item dalam pengering sebelum noda hilang: Panas dapat mengatur noda secara permanen.
Semoga beruntung! Semoga tips ini akan membantu Anda menyimpan kain gelap.