Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> Kecantikan >> Rias Wajah >> Rias Kuku

Apa yang harus Anda lakukan dengan botol cat kuku lama?

Anda memiliki beberapa pilihan untuk berurusan dengan botol cat kuku lama, tergantung pada kondisinya dan peraturan lokal Anda:

1. Kosong dan buang dengan benar (opsi terbaik untuk sebagian besar)

Ini adalah pendekatan yang direkomendasikan dan paling bertanggung jawab terhadap lingkungan:

* Kosongkan botol:

* Jika hanya ada sedikit yang tersisa: Biarkan botol duduk tanpa batas di daerah berventilasi baik (di luar ruangan, jika memungkinkan) untuk memungkinkan cat kilat untuk menguap sepenuhnya. Ini mungkin memakan waktu beberapa hari atau minggu. Anda dapat mempercepatnya dengan menambahkan sejumlah kecil penghapus cat kuku atau aseton ke dalam botol untuk melarutkan semir yang tersisa.

* Jika ada jumlah yang signifikan yang tersisa: Anda dapat mencoba metode ini (dengan tindakan pencegahan yang tepat):

* rendam dengan handuk kertas: Tempatkan beberapa handuk kertas di dalam kantong plastik dan tambahkan penghapus cat kuku atau aseton sampai jenuh. Tuang cat kuku ke dalam tas, biarkan rendam ke dalam handuk kertas. Biarkan handuk kertas benar -benar kering, kemudian buang sesuai dengan pedoman limbah berbahaya lokal Anda (lihat di bawah).

* kotoran kucing atau pasir: Tuang cat kuku yang tersisa ke dalam wadah kotoran kucing atau pasir. Aduk rata dan biarkan kering sepenuhnya. Ini akan memperkuat polesan dan membuatnya lebih mudah untuk dibuang. Buang campuran sesuai dengan pedoman limbah berbahaya lokal Anda (lihat di bawah).

* membuang botol kosong:

* Periksa pedoman daur ulang lokal: Setelah benar -benar kosong dan kering, periksa dengan program daur ulang lokal Anda untuk melihat apakah mereka menerima botol kaca. Jika mereka melakukannya, Anda biasanya dapat mendaur ulang botol.

* jika tidak dapat didaur ulang: Buang botol kering dan kering di sampah biasa.

* membuang limbah berbahaya dengan benar:

* Jangan pernah menuangkan cat kuku ke saluran pembuangan atau menyiramnya ke toilet. Ini dapat mencemari saluran air.

* Cat kuku kering dan bahan yang terkontaminasi (handuk kertas, serasah kucing/campuran pasir) dianggap sebagai limbah berbahaya rumah tangga. Buang mereka sesuai dengan peraturan lokal Anda.

* Hubungi Otoritas Pengelolaan Limbah Lokal Anda atau Kotamadya untuk mencari tahu tentang program pembuangan limbah berbahaya. Banyak yang menawarkan hari drop-off atau lokasi di mana Anda dapat dengan aman membuang limbah berbahaya rumah tangga.

2. Menyumbang atau memberikan (jika dapat digunakan)

* Jika cat kuku masih dalam kondisi baik (tidak terlalu tebal, tidak terpisah, masih berlaku dengan lancar), pertimbangkan untuk menyumbangkannya untuk:

* Teman atau Keluarga: Seseorang yang Anda kenal mungkin menyukai warna yang tidak lagi Anda gunakan.

* Pusat atau Amal Komunitas: Beberapa organisasi dapat menerima sumbangan cat kuku untuk program seni dan kerajinan atau untuk memberikan persediaan kepada mereka yang membutuhkan. Hubungi mereka terlebih dahulu untuk melihat apakah mereka menerima sumbangan.

* Teater atau klub drama: Mereka dapat menggunakan cat kuku untuk kostum atau desain set.

3. Upcycle/Repurpose (Opsi Kreatif)

* Proyek Kerajinan: Gunakan cat kuku untuk berbagai proyek kerajinan, seperti melukis benda -benda kecil, menambahkan warna pada perhiasan, atau menciptakan efek marmer.

* Cat touch-up: Gunakan cat kuku warna yang serupa untuk menyentuh goresan kecil atau keripik pada furnitur atau barang -barang lainnya.

* Tutup simpul kecil: Setetes cat kuku bening dapat membantu menyegel simpul kecil dalam benang atau tali, mencegahnya terurai.

Tindakan Pencegahan Keselamatan Penting:

* Ventilasi: Selalu bekerja di daerah berventilasi dengan baik saat berhadapan dengan cat kuku dan cat kuku/aseton. Hindari menghirup asap.

* mudah terbakar: Cat kuku dan remover/aseton cat kuku mudah terbakar. Jauhkan dari sumber panas, percikan api, dan api terbuka.

* Kontak kulit: Hindari kontak kulit yang berkepanjangan dengan penghapus/aseton cat kuku. Kenakan sarung tangan jika perlu.

* Kontak Mata: Hindari mendapatkan cat kuku atau remover cat kuku/aseton di mata Anda. Jika kontak terjadi, bilas secara menyeluruh dengan air.

* anak -anak dan hewan peliharaan: Jauhkan cat kuku dan cat kuku/aseton di luar jangkauan anak -anak dan hewan peliharaan.

Dengan mengikuti pedoman ini, Anda dapat membuang atau menggunakan kembali botol cat kuku lama Anda secara bertanggung jawab dan aman. Selalu periksa dengan otoritas pengelolaan limbah setempat untuk instruksi pembuangan tertentu di daerah Anda.