* zaman kuno: Kuku buatan berasal dari Mesir kuno dan Cina. Orang Mesir menggunakan gading, tulang, atau emas untuk memperpanjang kuku mereka, menandakan status. Di dinasti Ming, wanita Cina menggunakan kertas nasi atau sutra. Ini bukan tentang popularitas massal melainkan tanda kekayaan dan status.
* 1930 -an: Konsep modern kuku buatan terbentuk pada tahun 1930 -an. Seorang dokter gigi, Lappe Maxwell, "Tips Kuku" yang dipatenkan, yang dirancang untuk membantu orang -orang dengan kuku yang rusak. Ini kurang tentang fashion dan lebih banyak tentang solusi kosmetik.
* 1950 -an: Popularitas cat kuku melonjak di tahun 1950 -an, dan gagasan kuku yang lebih panjang dan berbentuk sempurna menjadi lebih diinginkan. Kuku buatan menawarkan cara untuk mencapai tampilan ini.
* 1970 -an - 1980 -an: Kuku akrilik benar -benar lepas landas selama era ini. Pengembangan polimer akrilik yang dibuat untuk kuku yang tahan lama dan dapat disesuaikan. Tren ini tertangkap di Hollywood dan dengan selebriti, lebih lanjut meningkatkan popularitas mereka.
* 1990 -an - Hadir: Popularitas kuku buatan telah berfluktuasi, tetapi mereka tetap menjadi bahan pokok di industri kecantikan. Bahan baru seperti gel dan bubuk celup telah muncul, menawarkan berbagai pilihan untuk kuku buatan. Nail Art juga telah menjadi tren utama, semakin meningkatkan daya tarik kuku buatan sebagai kanvas untuk kreativitas.
Jadi, sementara kuku buatan telah ada selama berabad -abad, mereka menjadi lebih populer dan dapat diakses di 1970 -an dan 1980 -an dengan munculnya kuku akrilik.