1. Domain Magnetik:
* Semua bahan feromagnetik (seperti besi, yang merupakan komponen utama dari sebagian besar kuku) terdiri dari daerah kecil yang disebut domain magnetik.
* Setiap domain bertindak seperti magnet kecil, dengan tiang utara dan selatannya sendiri.
* Pada paku yang tidak disetor, domain ini berorientasi secara acak. Medan magnet yang dihasilkan oleh setiap domain membatalkan satu sama lain, menghasilkan tidak ada medan magnet secara keseluruhan.
2. Proses magnetisasi:
Untuk memagnetisasi kuku, Anda perlu menyelaraskan domain berorientasi acak ini:
* Metode Stroke: Metode yang paling umum melibatkan berulang kali membelai kuku dengan magnet yang kuat, selalu dalam arah *yang sama *.
* Mengapa Bekerja: Setiap goresan magnet menerapkan medan magnet eksternal. Bidang ini memberikan kekuatan pada domain magnetik di kuku, mendorong mereka untuk sejajar dengan lapangan.
* Arah adalah kunci: Mengelompokkan dalam satu arah sangat penting karena secara istimewa menyelaraskan domain ke arah itu. Membelok -bolak -balik akan cenderung mengacaknya lagi.
* metode elektromagnet: Cara lain adalah dengan membungkus kumparan kawat di sekitar kuku dan melewati arus listrik melalui kawat. Ini menciptakan medan magnet yang kuat di dalam koil.
* Mengapa Bekerja: Medan magnet yang dihasilkan oleh arus menyelaraskan domain di kuku. Semakin kuat arus, semakin kuat medan magnet, dan semakin sepenuhnya domain selaras.
3. Apa yang terjadi pada domain:
* Saat Anda membelai kuku dengan magnet (atau lulus arus melalui koil), domain magnetik yang sudah agak selaras dengan medan eksternal cenderung tumbuh. Domain yang tidak selaras cenderung menyusut.
* Akhirnya, sejumlah besar domain sejajar dalam arah yang sama. Penyelarasan ini menciptakan medan magnet bersih, mengubah kuku menjadi magnet.
4. Magnetisasi sementara vs permanen:
* Magnet sementara: Kuku bermagnet dengan membelai atau menggunakan elektromagnet yang lemah biasanya merupakan magnet sementara. Ketika medan magnet eksternal dilepas (Anda berhenti membelai atau mematikan arus), beberapa domain akan kembali ke orientasi acak mereka karena energi termal (panas). Kuku kehilangan sebagian besar magnetnya. Besi lunak mudah magnet tetapi juga mudah didemagnet.
* magnet permanen: Bahan dengan koersivitas yang kuat (resistensi terhadap demagnetisasi) akan mempertahankan magnetnya jauh lebih baik. Mengeraskan zat besi (dengan menambahkan karbon untuk membuat baja, misalnya, atau melalui perlakuan panas) meningkatkan koersivitasnya. Medan magnet eksternal yang lebih kuat dan mempertahankan suhu yang lebih rendah juga membantu menciptakan magnet yang lebih permanen.
Ringkasan:
Magnetisasi kuku adalah tentang menyelaraskan domain magnetik kecil di dalam bahan kuku. Ini dicapai dengan mengekspos kuku ke medan magnet eksternal, menyebabkan domain mendukung penyelarasan dengan medan. Semakin banyak domain yang selaras, semakin kuat magnet yang dihasilkan. Berapa lama kuku mempertahankan magnetnya tergantung pada sifat material (seperti koersivitas) dan kekuatan medan magnet yang diterapkan.