Kesehatan Lisan:
* Masalah Gigi: Menggigit kuku dapat memotong atau memecahkan gigi, tidak menyelaraskan rahang, dan meningkatkan risiko bruxisme (gigi penggilingan).
* Kerusakan gusi: Tepi kuku yang tajam dapat melukai gusi, yang menyebabkan pendarahan, peradangan (gingivitis), dan potensi resesi gusi.
* Infeksi: Mulut penuh dengan bakteri, dan memasukkan jari -jari di mulut Anda lebih memperkenalkan. Hal ini dapat menyebabkan infeksi pada gusi, di sekitar kuku (Paronychia), dan bahkan penyakit sistemik.
* Buruk: Bakteri yang ditransfer dari kuku ke mulut dapat berkontribusi pada bau mulut.
Kesehatan Kuku dan Kulit:
* Kerusakan pada tempat tidur kuku: Gigitan kuku kronis dapat merusak dasar kuku, yang dapat menyebabkan kuku cacat, kuku yang tumbuh ke dalam, dan pemendekan kuku permanen.
* Paronychia: Ini adalah infeksi bakteri atau jamur pada kulit di sekitar kuku. Ini dapat menyebabkan kemerahan, pembengkakan, rasa sakit, dan pembentukan nanah.
* Hangnails and Wounds: Gigitan kuku sering menyebabkan hangnail dan luka kecil di sekitar kuku, yang dapat terinfeksi.
* Peningkatan risiko kutil: Kutil disebabkan oleh virus (papillomavirus manusia atau HPV). Menggigit kuku dapat membuat istirahat kecil di kulit yang memungkinkan virus masuk dan menyebabkan kutil di jari dan di sekitar kuku.
Kesehatan Umum:
* Peningkatan kerentanan terhadap penyakit: Jari -jari menampung banyak kuman. Menggigit kuku meningkatkan risiko mentransfer kuman ini ke mulut Anda, membuat Anda lebih rentan terhadap pilek, flu, dan infeksi lainnya.
* Masalah Pencernaan: Menelan potongan -potongan kuku dapat, dalam kasus yang jarang, berkontribusi pada masalah pencernaan. Sementara tubuh biasanya dapat melewati potongan -potongan kecil, potongan yang lebih besar atau tajam berpotensi mengiritasi saluran pencernaan.
Efek Psikologis:
* rasa malu dan kecemasan sosial: Orang-orang yang menggigit kuku mereka mungkin merasa malu atau sadar diri tentang penampilan kuku mereka, yang mengarah pada kecemasan sosial.
* stres dan kecemasan: Menggigit kuku sering kali merupakan mekanisme koping untuk stres dan kecemasan. Meskipun dapat memberikan bantuan sementara, itu tidak membahas masalah yang mendasarinya dan dapat melanggengkan siklus kecemasan dan menggigit kuku.
* frustrasi: Kesulitan menghentikan kebiasaan dapat menyebabkan frustrasi dan harga diri yang rendah.
Singkatnya, menggigit kuku lebih dari sekadar masalah kosmetik; Ini dapat memiliki dampak negatif yang signifikan pada kesehatan mulut, kesehatan kuku dan kulit, kesehatan umum, dan bahkan kesejahteraan psikologis.