Penyebab umum dan relatif tidak berbahaya:
* Kulit kering: Ini adalah pelakunya yang paling sering, terutama dalam cuaca dingin dan kering. Kelembaban rendah dan sering mencuci tangan dapat melucuti kulit minyak alami.
* Dermatitis kontak iritasi: Paparan sabun yang keras, deterjen, produk pembersih, bahan kimia, atau iritasi lainnya dapat merusak penghalang pelindung kulit.
* Dermatitis kontak alergi: Mirip dengan dermatitis kontak iritasi, tetapi disebabkan oleh reaksi alergi terhadap zat tertentu (mis., Logam tertentu, wewangian, lateks).
* Sunburn: Meskipun sering dikaitkan dengan bagian tubuh lain, tangan juga bisa terbakar matahari, yang mengarah ke mengelupas ketika kulit yang rusak tergelincir.
* sering mencuci tangan: Overwashing, terutama dengan sabun yang keras, dapat mengeringkan kulit dan menyebabkan pengelupasan.
* Gesekan/Overuse: Kegiatan yang melibatkan gerakan tangan atau gesekan yang berulang (mis., Pekerjaan konstruksi, angkat besi) dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan pengelupasan.
kurang umum tetapi penyebab yang lebih serius:
* eksim (dermatitis atopik): Kondisi kulit kronis yang menyebabkan kulit kering, gatal, dan meradang.
* psoriasis: Kondisi kulit kronis lain yang dapat menyebabkan bercak tebal dan bersisik pada kulit, termasuk tangan.
* infeksi jamur (mis., Kaki atlet yang mempengaruhi tangan): Meskipun kurang umum di tangan, infeksi jamur dapat menyebabkan mengelupas, retak, dan gatal.
* Kekurangan vitamin: Dalam kasus yang jarang terjadi, kekurangan dalam vitamin tertentu (mis., Niasin, vitamin A) dapat berkontribusi pada masalah kulit.
* Penyakit Kawasaki: Penyakit yang langka tetapi serius yang terutama mempengaruhi anak -anak. Mengupas kulit di jari dan kaki adalah gejala yang khas.
* sindrom kejut beracun: Kondisi yang langka tetapi mengancam jiwa yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Kulit yang mengelupas, terutama di telapak tangan dan telapak kaki, bisa menjadi pertanda.
* Demam Scarlet: Infeksi bakteri yang dapat menyebabkan ruam diikuti oleh kulit yang terkelupas.
* sindrom kulit peeling akral: Kondisi warisan langka yang menyebabkan pengelupasan kulit tanpa rasa sakit di tangan dan kaki.
* Terapi kemoterapi atau radiasi: Perawatan kanker ini kadang -kadang dapat menyebabkan efek samping kulit, termasuk mengelupas.
kapan harus menemui dokter:
* mengelupas parah atau gigih: Jika mengelupas tidak membaik dengan perawatan di rumah, atau jika itu memburuk.
* Gejala lain hadir: Seperti kemerahan, gatal, rasa sakit, lepuh, nanah, atau demam.
* Anda mencurigai reaksi alergi: Terutama jika Anda melihat ruam atau pembengkakan bersama dengan yang mengelupas.
* Anda memiliki kondisi medis yang mendasarinya: Seperti eksim atau psoriasis.
* Anda khawatir tentang penyebabnya: Jika Anda tidak dapat mengidentifikasi penyebabnya atau khawatir tentang kondisi yang lebih serius.
* Peeling mempengaruhi kemampuan Anda untuk menggunakan tangan Anda.
Tips Perawatan di Rumah:
* Melembabkan sering: Gunakan pelembab tebal dan bebas wewangian beberapa kali sehari, terutama setelah mencuci tangan.
* Hindari sabun dan deterjen yang keras: Pilih pembersih yang lembut dan bebas wewangian.
* pakai sarung tangan: Lindungi tangan Anda dari iritasi dan elemen dengan mengenakan sarung tangan saat membersihkan, berkebun, atau bekerja di luar ruangan.
* tetap terhidrasi: Minum banyak air dapat membantu menjaga kulit Anda terhidrasi dari dalam ke luar.
* Hindari memetik kulit yang mengelupas: Ini dapat meningkatkan risiko infeksi dan jaringan parut.
* Gunakan humidifier: Jika Anda hidup dalam iklim yang kering, pelembab dapat membantu menambah kelembaban ke udara.
* Oleskan lapisan tipis Minyak Jelly (Vaseline) di malam hari: Tutupi dengan sarung tangan kapas untuk membantu mengunci kelembaban.
Singkatnya, Mengupas kulit pada jari dapat disebabkan oleh banyak hal. Meskipun sering karena kekeringan atau iritasi yang sederhana, penting untuk mempertimbangkan penyebab potensial lainnya, terutama jika pengelupasannya parah, persisten, atau disertai dengan gejala lainnya. Konsultasi dokter disarankan jika Anda memiliki masalah.