Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> Kecantikan >> Rias Wajah >> Rias Kuku

Apakah alkohol menggosok buruk untuk kuku Anda?

Ya, menggosok alkohol (isopropil alkohol) bisa buruk untuk kuku Anda, terutama dengan sering digunakan. Inilah mengapa:

* pengeringan: Gosok alkohol adalah pelarut kuat yang menghilangkan minyak alami dan kelembaban dari kuku Anda dan kulit di sekitarnya. Ini dapat menyebabkan:

* kuku rapuh: Kuku menjadi kering, lemah, dan rentan terhadap kerusakan, retak, dan pemisahan.

* kutikula kering: Kutikula dapat menjadi kering, retak, dan bahkan terinfeksi jika penghalang pelindung terganggu.

* dehidrasi: Kuku membutuhkan tingkat hidrasi untuk mempertahankan fleksibilitas dan kekuatannya. Alkohol mengganggu keseimbangan ini.

* melemahnya struktur kuku: Penggunaan alkohol gosok yang berkepanjangan dan berlebihan dapat melemahkan pelat kuku itu sendiri, membuatnya lebih rentan terhadap kerusakan.

* iritasi: Kulit di sekitar kuku Anda (kutikula, lipatan kuku) dapat menjadi teriritasi, merah, dan meradang karena kerasnya alkohol.

Saat menggosok alkohol digunakan untuk kuku (dan mengapa digunakan):

* pembersihan/persiapan sebelum cat kuku/akrilik: Alkohol gosok umumnya digunakan untuk mengalami dehidrasi dan membersihkan permukaan kuku sebelum mengoleskan cat kuku, cat gel, akrilik, atau peningkatan kuku lainnya. Ini membantu produk -produknya menempel lebih baik.

* Sanitasi: Digunakan untuk membersihkan alat kuku, permukaan, dan kadang -kadang tangan/paku sendiri untuk mencegah penyebaran infeksi.

meminimalkan efek negatif:

Jika Anda perlu menggunakan alkohol gosok pada kuku Anda, inilah cara meminimalkan kerusakan:

* Gunakan hemat: Jangan menggunakannya lebih sering daripada yang diperlukan.

* melembabkan: Segera setelah menggunakan alkohol gosok, oleskan minyak kutikula berkualitas baik atau krim tangan untuk mengisi kembali kelembaban.

* Hindari paparan berlebih: Hanya oleskan alkohol ke piring kuku dan cobalah untuk menghindarinya secara berlebihan pada kulit di sekitarnya.

* Pilih konsentrasi yang lebih rendah: Jika memungkinkan, pilihlah konsentrasi alkohol isopropil yang lebih rendah (mis., 70% bukannya 90% atau lebih tinggi). Ini masih efektif dalam membersihkan, tetapi kurang mengering.

* Pertimbangkan alternatif: Untuk pembersihan rutin, Anda mungkin dapat menggunakan sabun dan air yang lebih lembut alih -alih menggosok alkohol.

Ringkasan: Sementara menggosok alkohol dapat berguna untuk tujuan terkait kuku tertentu, itu mengering dan dapat merusak kuku Anda dengan sering digunakan. Gunakan itu hemat dan selalu menindaklanjuti dengan pelembab.