* Botol (atau Flacon): Ini adalah bagian utama wadah parfum. Biasanya terbuat dari kaca, tetapi bisa juga dibuat dari bahan lain seperti kristal atau plastik. Bentuk, warna, dan desain botol sangat penting untuk branding dan estetika.
* Pompa (atau Alat Penyemprot): Pompa adalah mekanisme yang mengeluarkan parfum dalam bentuk kabut halus. Biasanya terbuat dari plastik dan logam, dengan tabung celup yang menghubungkannya ke bagian bawah botol.
* Aktuator (atau Tombol): Ini adalah bagian yang Anda tekan untuk mengaktifkan pompa. Itu bisa terbuat dari plastik atau logam dan tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran.
* Tabung Celup: Sebuah tabung kecil dan tipis yang memanjang dari bagian bawah pompa hingga ke dalam cairan parfum di dalam botol. Ini menarik aroma ke mekanisme pompa saat diaktifkan.
* Kerah (atau Leher): Ini adalah area tempat pompa dipasang pada botol. Bisa berulir atau halus, tergantung desain botolnya.
* Batas (atau Penghenti): Tutupnya menutupi pompa dan melindunginya dari pengaktifan yang tidak disengaja dan debu. Ini juga berkontribusi terhadap estetika botol secara keseluruhan. Topi tersedia dalam berbagai bahan dan model, termasuk plastik, logam, kayu, dan bahkan elemen dekoratif seperti kristal atau batu permata.
Berikut rincian bagian-bagian botol bersumbat, yang sudah tidak umum lagi, namun masih ada untuk beberapa parfum mewah:
* Penahan: Ini digunakan sebagai pengganti pompa semprot. Ini adalah sumbat dekoratif, biasanya kaca, kristal, atau bahan lain, yang menutup botol.
* Pengoles: Beberapa sumbat mungkin dilengkapi aplikator yang disebut "pengoles", untuk mengoleskan parfum ke kulit.
Singkatnya, bagian-bagian yang umum adalah:botol, pompa, aktuator, tabung celup, kerah dan tutup. Terkadang botol bisa ditutup, artinya tidak ada pompa. Dalam hal ini, akan ada sumbat sebagai pengganti pompa.