Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> Kecantikan >> Rias Wajah >> Kosmetik

Apa pola dalam mencium parfum?

Pengalaman mencium parfum adalah proses kompleks yang melibatkan beberapa elemen kunci dan mengikuti pola tertentu:

1. Aplikasi:

* dimana: Parfum biasanya diterapkan pada titik pulsa (pergelangan tangan, leher, di belakang telinga, siku di dalam siku) di mana panas tubuh membantu meredakan wewangian. Area lain termasuk rambut atau pakaian.

* bagaimana: Spritzing atau oleskan adalah umum. Hindari menggosok wewangian, karena ini dapat memecah molekul dan mengubah aroma.

2. Kesan Awal (Catatan Teratas):

* Volatilitas langsung: Aroma pertama yang Anda alami adalah nada teratas . Ini adalah molekul paling ringan dan paling mudah menguap dalam wewangian.

* Karakteristik: Nada atas biasanya segar, cerah, dan jeruk, buah, atau herbal.

* berumur pendek: Mereka menguap dengan cepat, biasanya dalam 5-15 menit. Contohnya termasuk jeruk (lemon, bergamot), buah -buahan ringan (apel, beri), dan bumbu (lavender, mint).

3. Jantung wewangian (nada tengah):

* Munculnya: Saat nada teratas memudar, catatan tengah (atau catatan jantung) menjadi lebih menonjol.

* Karakteristik: Catatan ini dianggap sebagai inti dari wewangian dan mewakili karakternya. Mereka sering berbunga, pedas, atau hijau.

* umur panjang: Nada tengah bertahan lebih lama dari nada atas, biasanya selama 20-60 menit. Contohnya termasuk Rose, Jasmine, Cinnamon, dan Pine.

4. Pangkalan (Catatan Dasar):

* Kesan yang tahan lama: Catatan dasar adalah fondasi parfum dan memberikan kedalaman dan umur panjang.

* Karakteristik: Ini adalah molekul terberat dan sering berkayu, musky, atau resin. Mereka memberikan properti "fiksatif" wewangian, yang berarti mereka membantu catatan lain bertahan lebih lama.

* Kegigihan: Catatan dasar dapat bertahan selama beberapa jam atau bahkan berhari -hari. Contohnya termasuk Sandalwood, Vanilla, Amber, Musk, dan Patchouli.

5. Drydown:

* Aroma terakhir: Pengeringan mengacu pada aroma parfum setelah semua nada atas dan tengah memudar, hanya menyisakan nada dasar. Ini adalah kesan terakhir dari wewangian.

Faktor -faktor yang mempengaruhi pola:

* Kimia Kulit: Kimia kulit pribadi Anda (tingkat pH, minyak alami) berinteraksi dengan parfum, menyebabkannya sedikit berbeda pada semua orang.

* Lingkungan: Suhu, kelembaban, dan kualitas udara dapat memengaruhi bagaimana wewangian berkembang dan proyek. Cuaca panas cenderung memperkuat aroma, sementara cuaca dingin dapat mengurangi mereka.

* Konsentrasi: Konsentrasi minyak parfum (mis., Parfum, Eau de Parfum, Eau de Toilette, Eau de Cologne) akan mempengaruhi umur panjang dan intensitasnya. Parfum memiliki konsentrasi tertinggi dan bertahan paling lama.

* Bahan: Bahan -bahan khusus yang digunakan dalam wewangian juga memainkan peran penting dalam pola keseluruhannya. Beberapa bahan lebih mudah menguap daripada yang lain, yang akan memengaruhi seberapa cepat mereka memudar.

* kelelahan hidung: Paparan aroma yang berkepanjangan dapat menyebabkan kelelahan penciuman, di mana hidung Anda menjadi kurang sensitif terhadapnya. Ini bisa membuatnya tampak seperti parfum telah memudar, bahkan jika tidak.

Singkatnya, pola parfum berbau mengikuti struktur piramida, dengan nada teratas yang menyediakan semburan awal, nada tengah yang membentuk jantung, dan nada dasar menciptakan fondasi abadi.