Berikut ini rincian pertimbangan:
Mengapa banding?
* pewarna alami: Tempat kopi dapat memberikan warna coklat gelap.
* Tekstur: Beberapa percaya bahwa alasannya mungkin menambah sedikit volume.
Risiko dan Masalah:
* iritasi mata: Tempat kopi bisa sangat menjengkelkan mata. Mereka bisa abrasif dan menyebabkan kemerahan, menyengat, dan bahkan menggaruk kornea.
* Kontaminasi bakteri: Tempat kopi adalah tempat berkembang biak bagi bakteri, terutama ketika dicampur dengan air atau bahan -bahan lainnya. Menempatkan ini di dekat mata Anda adalah resep infeksi.
* Hasil yang tidak konsisten: Naungan dan tekstur yang Anda dapatkan dari bubuk kopi dapat sangat bervariasi tergantung pada jenis kopi, seberapa halus bubuknya, dan bagaimana itu disiapkan.
* Menggumpal dan mengelupas: Kopi cenderung menggumpal dan mengelupas, masuk ke mata Anda.
* Sulit Dihapus: Kopi bisa menjadi tantangan untuk dihapus sepenuhnya.
* kurangnya pelestarian: Resep DIY tidak memiliki pengawet yang tepat, membuatnya rentan terhadap pembusukan dan pertumbuhan bakteri.
Jika Anda masih ingin mengeksplorasi ide (lanjutkan dengan hati -hati):
Jika Anda bersikeras mencoba pendekatan DIY, memprioritaskan keamanan di atas segalanya. Pertimbangkan ini upaya yang sangat eksperimental dan berpotensi berisiko.
Berikut garis konseptual (tetapi tidak dijamin aman):
1. Tanah halus, bubuk kopi bekas: Gunakan * Kopi yang sangat halus. Semakin baik semakin baik. Gunakan * bekas * tanah, karena beberapa minyak dan asam akan dihilangkan.
2. Sterilisasi (dicoba): Beberapa orang menyarankan memanggang bubuk kopi yang digunakan pada suhu rendah (mis., 200 ° F / 93 ° C) untuk sementara waktu untuk mencoba membunuh beberapa bakteri. Ini bukan solusi yang sempurna, tetapi lebih baik daripada tidak sama sekali.
3. Media pencampuran (gunakan hemat): Pertimbangkan untuk menggunakan sedikit minyak alami seperti minyak kelapa atau minyak argan (pastikan Anda tidak alergi). Ini dapat menambah kelembaban tetapi juga menciptakan tempat berkembang biak bagi bakteri.
4. Pengujian: Lakukan tes tambalan di lengan Anda sebelum menerapkan * apa saja * di dekat mata Anda. Tunggu 24-48 jam untuk melihat apakah Anda memiliki reaksi.
5. Aplikasi (sangat hati -hati): Gunakan tongkat maskara bersih. Terapkan * sangat * hemat ke * tips * bulu mata Anda, menghindari garis bulu mata.
6. Penghapusan segera: Lepaskan campuran segera jika Anda merasakan iritasi.
7. Buang setelah digunakan: Jangan * simpan campuran ini. Buat batch baru setiap kali Anda ingin menggunakannya (yang diharapkan tidak akan sering).
Peringatan dan alternatif penting:
* Konsultasikan dengan dokter mata: Jika Anda memiliki kondisi atau kekhawatiran mata, bicaralah dengan dokter mata Anda * sebelum * mencoba resep kosmetik DIY, terutama yang melibatkan mata.
* maskara alami: Pilihan teraman dan paling dapat diandalkan adalah membeli maskara alami atau organik yang tersedia secara komersial. Cari produk yang diuji hypoallergenic dan dokter mata.
Sebagai kesimpulan, sementara gagasan menggunakan bubuk kopi di maskara mungkin tampak menarik karena asal -usul alami, risiko iritasi mata dan infeksi lebih besar daripada manfaatnya. Sangat disarankan untuk menghindari pendekatan DIY ini dan memilih maskara yang tersedia secara komersial atau berkonsultasi dengan seorang profesional untuk alternatif yang aman dan efektif. Ada banyak maskara alami yang sangat baik yang tersedia yang diformulasikan untuk digunakan dengan aman di sekitar area mata yang halus. Jangan mengambil risiko penglihatan Anda!