Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> Kecantikan >> Rias Wajah >> Kosmetik

Mengapa bubur kayu digunakan dalam kosmetik?

Bubur kayu, dalam berbagai bentuk olahan, digunakan dalam kosmetik karena beberapa alasan:

* penyerap: Ini dapat membantu menyerap kelebihan minyak atau kelembaban, memberikan hasil akhir matte.

* Agen penebalan: Ini dapat meningkatkan viskositas formulasi, meningkatkan tekstur dan aplikasi.

* Agen bulking: Ini menambah volume pada produk, yang dapat berguna untuk bubuk dan krim.

* penstabil emulsi: Membantu mencegah pemisahan komponen minyak dan air dalam emulsi.

* Film mantan: Dapat membuat lapisan tipis pada kulit atau rambut untuk efek penghalusan atau pelindung.

* abrasive: Dalam beberapa produk pengelupasan kulit, turunan bubur kayu yang ditumbuk halus dapat bertindak sebagai abrasif ringan.

Bentuk spesifik bubur kayu yang digunakan dalam kosmetik meliputi:

* selulosa: Polimer alami yang berasal dari kayu. Digunakan sebagai agen penebalan, pengikat, dan mantan film.

* microcrystalline cellulose (MCC): Bentuk selulosa yang dimurnikan. Digunakan sebagai zat bulking, penstabil, dan penyerap.

* gusi selulosa (carboxymethyl cellulose): Turunan sintetis selulosa. Digunakan sebagai penebalan pengental, pengikat, dan emulsi.

Perlu dicatat bahwa kekhawatiran telah muncul tentang keberlanjutan dan dampak lingkungan dari produksi bubur kayu. Namun, banyak perusahaan kosmetik sekarang menggunakan bubur kayu dari hutan yang dikelola secara berkelanjutan dan mengeksplorasi sumber selulosa alternatif.