Inilah rincian dari apa yang membentuk parfum yang solid:
* basis: Ini biasanya merupakan kombinasi lilin (seperti lilin lebah, lilin lilin, atau lilin kedelai) dan minyak (seperti minyak jojoba, minyak kelapa, atau minyak almond). Bahan -bahan ini menyediakan struktur padat dan sifat pelembab.
* wewangian: Minyak esensial, minyak wewangian, atau campuran keduanya ditambahkan ke pangkalan untuk menciptakan aroma yang diinginkan.
* Bahan lain (opsional): Beberapa parfum padat mungkin termasuk bahan -bahan seperti shea butter, vitamin E, atau pewarna untuk manfaat tambahan atau daya tarik visual.
fitur dan manfaat utama:
* Portabilitas: Ukuran kecil parfum padat dan bentuk padat membuatnya ideal untuk dibawa dalam dompet, saku, atau tas perjalanan tanpa risiko tumpahan.
* bebas alkohol: Karena tidak mengandung alkohol, parfum padat seringkali lebih lembut pada kulit, menjadikannya pilihan yang baik untuk orang dengan kulit sensitif atau mereka yang lebih suka menghindari wewangian berbasis alkohol.
* Pelembab: Basis minyak dan lilin dapat membantu melembabkan dan melembutkan kulit tempatnya.
* Aroma halus: Parfum padat cenderung memiliki aroma yang lebih halus dan pribadi dibandingkan dengan parfum cair, karena tetap lebih dekat dengan kulit.
* Aplikasi: Parfum padat biasanya diterapkan dengan menggosok jari atau aplikator dengan lembut di atas padatan dan kemudian mengoleskannya ke titik pulsa, seperti pergelangan tangan, leher, atau di belakang telinga.
* umur panjang: Umur panjang bervariasi tergantung pada kualitas dan konsentrasi minyak wewangian yang digunakan, tetapi umumnya, parfum padat mungkin perlu diterapkan kembali lebih sering daripada parfum cair.
* Opsi ramah lingkungan: Banyak parfum padat datang dalam wadah yang dapat digunakan kembali atau dapat didaur ulang, menjadikannya pilihan yang lebih berkelanjutan dibandingkan dengan botol parfum tradisional.