Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> Kecantikan >> Rias Wajah >> Kosmetik

Apa kegiatan utama perusahaan kosmetik?

Kegiatan utama perusahaan kosmetik dapat dikategorikan secara luas ke dalam bidang -bidang ini:

1. Pengembangan &Penelitian Produk:

* Penelitian Pasar: Menganalisis tren, memahami kebutuhan dan preferensi konsumen, mengidentifikasi kesenjangan di pasar, dan meneliti aktivitas pesaing.

* Pengembangan Formulasi: Membuat formula baru, meningkatkan yang sudah ada, dan memastikan mereka efektif, aman, dan memenuhi standar peraturan. Ini termasuk bekerja dengan ahli kimia, dokter kulit, dan ilmuwan lainnya.

* Sumber Bahan: Mengidentifikasi dan sumber bahan berkualitas tinggi, bersumber secara etis, dan berkelanjutan. Bernegosiasi dengan pemasok.

* Pengujian &Kontrol Kualitas: Pengujian bahan baku dan produk jadi yang ketat untuk memastikan stabilitas, keamanan, kemanjuran, dan kepatuhan terhadap standar kualitas. Ini termasuk melakukan uji klinis, tes alergi, dan pengujian stabilitas dalam berbagai kondisi.

* Desain Pengemasan: Merancang kemasan yang menarik dan fungsional yang melindungi produk, menyampaikan citra merek, dan sadar lingkungan.

* Kepatuhan peraturan: Memastikan produk memenuhi semua peraturan dan standar keselamatan yang relevan di setiap pasar yang dijual (mis., FDA di AS, peraturan UE). Ini melibatkan dokumentasi, pendaftaran, dan kepatuhan pelabelan.

2. Pabrikan &Produksi:

* Perencanaan Produksi: Perkiraan permintaan, penjadwalan produksi berjalan, dan mengelola inventaris.

* Proses pembuatan: Memadukan, mengisi, mengemas, dan memberi label produk sesuai dengan prosedur yang ketat. Ini dapat dilakukan sendiri atau di-outsourcing ke produsen kontrak.

* Jaminan Kualitas: Menerapkan langkah -langkah kontrol kualitas di seluruh proses pembuatan untuk memastikan konsistensi dan kepatuhan terhadap standar.

* Manajemen Inventaris: Mengelola bahan baku, pekerjaan dalam proses, dan barang jadi untuk meminimalkan limbah dan memastikan pengiriman tepat waktu.

* Manajemen Rantai Pasokan: Mengoptimalkan aliran barang dan bahan dari pemasok ke konsumen.

3. Pemasaran &Penjualan:

* Branding: Mengembangkan dan memelihara identitas merek yang kuat, termasuk nama, logo, pesan, dan keseluruhan citra.

* Strategi Pemasaran: Mendefinisikan target audiens, mengembangkan rencana pemasaran, dan mengalokasikan anggaran pemasaran.

* Iklan &Promosi: Membuat dan melaksanakan kampanye iklan melalui berbagai saluran (mis., TV, cetak, online, media sosial). Menjalankan promosi, menawarkan diskon, dan terlibat dalam pemasaran influencer.

* Public Relations (PR): Membangun hubungan dengan outlet media dan influencer untuk menghasilkan publisitas positif untuk merek dan produk.

* Penjualan: Menjual produk melalui berbagai saluran, termasuk:

* ritel: Menjual ke department store, toko obat, supermarket, dan toko kecantikan khusus.

* Online: Menjual melalui situs web perusahaan sendiri, platform e-commerce (mis., Amazon), dan media sosial.

* Penjualan Langsung: Menjual melalui konsultan atau distributor independen (mis., Avon, Mary Kay).

* Saluran Profesional: Menjual ke salon, spa, dan penata rias.

* Layanan Pelanggan: Memberikan dukungan kepada pelanggan, menjawab pertanyaan, menyelesaikan keluhan, dan membangun loyalitas pelanggan.

4. Keuangan &Administrasi:

* Manajemen Keuangan: Mengelola keuangan, termasuk penganggaran, akuntansi, pelaporan, dan mendapatkan pendanaan.

* Sumber Daya Manusia: Perekrutan, perekrutan, pelatihan, dan mengelola karyawan.

* legal: Memastikan kepatuhan terhadap semua undang -undang dan peraturan yang relevan, melindungi kekayaan intelektual, dan mengelola kontrak.

* Teknologi Informasi (TI): Mengelola infrastruktur TI, termasuk perangkat lunak, perangkat keras, dan keamanan data.

* Logistik &Distribusi: Mengelola pergudangan, transportasi, dan pengiriman produk ke pelanggan.

5. Keberlanjutan &Praktik Etis:

* Sumber Berkelanjutan: Sumber bahan dan bahan pengemasan secara bertanggung jawab, meminimalkan dampak lingkungan.

* Pengujian Bebas Kekejaman: Menghindari pengujian hewan dan mempromosikan praktik bebas kekejaman.

* Tanggung Jawab Lingkungan: Meminimalkan limbah, mengurangi jejak karbon, dan mempromosikan daur ulang.

* Praktik Perburuhan Etis: Memastikan praktik tenaga kerja yang adil di seluruh rantai pasokan.

* Transparansi: Menjadi transparan tentang bahan, proses manufaktur, dan dampak lingkungan.

Kegiatan -kegiatan ini saling berhubungan dan membutuhkan kolaborasi di berbagai departemen di dalam perusahaan. Kegiatan spesifik dan kepentingan relatifnya dapat bervariasi tergantung pada ukuran dan fokus perusahaan kosmetik. Misalnya, merek indie kecil dapat memprioritaskan penjualan langsung ke konsumen dan pemasaran influencer, sementara perusahaan multinasional besar mungkin fokus pada kampanye iklan ritel dan luas pasar massal.