1. Pembentuk Film/Polimer:
* Tujuan: Ini adalah tulang punggung maskara, menyediakan struktur, tahan, dan umur panjang. Mereka melapisi bulu mata dan membantu mereka tetap di tempatnya.
* Contoh:
* Polyvinylpyrrolidone (PVP):Sebuah film umum yang memberikan cengkeraman dan gloss yang baik.
* Polyvinyl Alkohol (PVA):Film lain yang menawarkan sifat serupa dengan PVP.
* Acrylates Copolymer:Membuat film yang fleksibel dan tahan air.
* VP/VA Copolymer:Menambahkan kilau dan fleksibilitas.
2. Peningkatan Peningkatan/Viskositas:
* Tujuan: Ini meningkatkan viskositas formula, membuatnya lebih mudah untuk diaplikasikan dan mencegahnya menjadi terlalu berair.
* Contoh:
* Karbomer:Polimer sintetis yang membengkak dalam air, menciptakan konsistensi seperti gel.
* Cellulose Gum:Polimer alami yang berasal dari selulosa tanaman, digunakan untuk menebal dan menstabilkan formula.
* Xanthan Gum:Polisakarida yang diproduksi oleh bakteri, digunakan untuk penebalan dan suspensi.
3. Humektan/pelembab:
* Tujuan: Ini membantu melembabkan dan mengkondisikan bulu mata, mencegahnya menjadi kering dan rapuh.
* Contoh:
* Gliserin:Humektan umum yang menarik kelembaban dari udara.
* Propylene glycol:humektan dan pelarut lain.
* Panthenol (pro-vitamin B5):agen pelembab dan pengkondisian yang memperkuat bulu mata.
* Aloe Vera:Dikenal karena sifatnya yang menenangkan dan melembabkan.
4. Agen/emolien pengkondisian:
* Tujuan: Ini memberikan pengkondisian tambahan dan bersinar pada bulu mata.
* Contoh:
* Minyak Castor:Menambahkan kilau dan membantu mengkondisikan bulu mata.
* Lanolin:Emolien alami yang berasal dari wol domba, memberikan manfaat pelembab dan pengkondisian (lebih jarang digunakan sekarang karena masalah etika dan alergi).
* Berbagai minyak dan ekstrak nabati lainnya.
5. Pengawet:
* Tujuan: Untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur di maskara, memperpanjang umur simpan dan memastikan keamanannya.
* Contoh:
* Fenoxyethanol:pengawet umum.
* Kalium sorbate:Pengawet yang banyak digunakan.
* Sodium Benzoate:Pengawet umum yang digunakan dalam banyak produk kosmetik.
6. Penyesuaian pH:
* Tujuan: Untuk mempertahankan tingkat pH yang benar dari formula, yang penting untuk stabilitas dan untuk mencegah iritasi.
* Contoh:
* Sodium hidroksida:Digunakan untuk menaikkan pH.
* Asam sitrat:Digunakan untuk menurunkan pH.
7. Solvent:
* Tujuan: Untuk melarutkan dan memadukan bahan -bahan lain bersama -sama.
* Contoh:
* Air (Aqua/Eau):Pelarut yang paling umum.
8. Bahan potensial lainnya:
* asam amino sutra: Diklaim untuk memperkuat dan mengondisikan bulu mata.
* peptida: Dapat mempromosikan pertumbuhan bulu mata (klaim bervariasi dan dapat diperdebatkan).
* Vitamin: E, A, atau C terkadang ditambahkan untuk manfaat antioksidan.
Catatan Penting: Daftar bahan dapat bervariasi secara signifikan dari merek ke merek dan produk ke produk. Selalu periksa daftar bahan spesifik pada label produk untuk informasi yang paling akurat.