Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> Kecantikan >> Rias Wajah >> Kosmetik

Lipstik apa yang paling hypoallergenic?

Menemukan lipstik yang benar -benar "hypoallergenic" itu rumit karena "hypoallergenic" bukanlah istilah yang diatur. Secara umum berarti diformulasikan untuk meminimalkan risiko reaksi alergi, tetapi tidak menjamin bahwa suatu produk benar -benar bebas dari alergen untuk semua orang.

Namun, beberapa jenis lipstik umumnya dianggap lebih kecil kemungkinannya untuk menyebabkan reaksi. Berikut ini adalah apa yang harus dicari dan beberapa contoh merek:

fitur utama yang harus dicari:

* Daftar Bahan Terbatas: Semakin sedikit bahan, semakin rendah kemungkinan menemukan alergen. Cari formula sederhana.

* FRAGRANCE-FREE: Wewangian adalah sumber iritasi dan reaksi alergi yang umum.

* bebas paraben: Paraben adalah pengawet yang dapat menyebabkan sensitivitas.

* bebas gluten: Penting jika Anda memiliki sensitivitas gluten atau penyakit celiac.

* bebas kekejaman/vegan: Meskipun tidak terkait langsung dengan alergi, banyak merek yang berfokus pada aspek -aspek ini juga cenderung menggunakan formulasi yang lebih sederhana dan lebih alami.

* Dermatolog yang teruji/alergi yang teruji: Cari produk yang telah menjalani pengujian, meskipun ingat ini tidak menjamin Anda tidak akan bereaksi.

* Bahan alami atau organik: Seringkali mengandung lebih sedikit pewarna sintetis dan wewangian yang dapat menyebabkan iritasi.

Bahan yang harus dihindari (alergen umum):

* Wewangian: Seperti yang disebutkan sebelumnya.

* pewarna/pewarna: Pewarna merah (terutama merah 40) adalah penyebab umum. Carmine (pewarna merah yang berasal dari serangga) juga merupakan alergen yang umum.

* lanolin: Lilin alami yang berasal dari wol domba.

* Pengawet: Paraben, pengawet pelepas formaldehyde (seperti DMDM Hydantoin, diazolidinyl urea, imidazolidinyl urea).

* Minyak Castor: Meskipun umumnya aman, beberapa orang alergi.

* lilin lebah: Hindari jika Anda memiliki alergi lebah.

* Shea Butter: Meskipun umumnya aman, beberapa orang dengan alergi lateks dapat bereaksi silang.

* nikel: Dapat ditemukan di beberapa pigmen logam.

Jenis lipstik yang * mungkin * lebih kecil kemungkinannya untuk menyebabkan reaksi:

* Lipstik mineral: Sering mengandung lebih sedikit aditif dan menggunakan pigmen mineral.

* Lipstik Organik: Diformulasikan dengan bahan -bahan organik bersertifikat, meminimalkan bahan kimia sintetis.

* Balms lip/kondisioner bibir dengan warna: Jika Anda hanya membutuhkan sedikit warna, ini sering memiliki formulasi yang lebih sederhana.

* Noda bibir: Kadang -kadang bisa menjadi kurang menjengkelkan karena tidak duduk di permukaan bibir setebal.

Contoh merek (Perlu diingat:Selalu periksa daftar bahan sebelum membeli! Formulasi dapat berubah.):

* lebah Burt: (Cari lip balm berwarna atau 100% lipstik alami) banyak produk mereka memiliki bahan alami.

* 100% murni: Menggunakan pigmen buah, bukan pewarna sintetis. Opsi vegan tersedia.

* Mineral Fusion: Hypoallergenic dan bebas gluten.

* ecco bella: Menawarkan opsi bebas gluten dan bebas wewangian.

* Kosmetik Gabriel: Berbasis mineral dan bebas gluten.

* zuzu luxe: Vegan dan bebas gluten.

* Formula Dokter: Dipasarkan sebagai hypoallergenic dan diformulasikan untuk kulit sensitif. Cari garis kulit sensitif spesifik mereka. *Baca label dengan cermat, karena tidak semua produk mereka bebas dari wewangian.*

* ilia: Diformulasikan tanpa banyak iritasi umum.

Langkah -langkah penting yang harus diambil sebelum mencoba lipstik baru:

1. Baca daftar bahan dengan cermat: Periksa bahan -bahannya dan cari alergen yang diketahui.

2. Tes patch: Oleskan sejumlah kecil lipstik ke area kulit Anda yang bijaksana (seperti bagian dalam pergelangan tangan atau siku) selama beberapa hari untuk memeriksa reaksi apa pun sebelum menerapkannya ke bibir Anda.

3. Mulailah dengan sampel kecil (jika memungkinkan): Jika tersedia, dapatkan ukuran sampel untuk meminimalkan limbah produk jika Anda memiliki reaksi.

4. Konsultasikan dengan dokter kulit atau alergi: Jika Anda telah mengetahui alergi atau sensitivitas, yang terbaik adalah berkonsultasi dengan seorang profesional untuk rekomendasi yang dipersonalisasi. Mereka dapat melakukan pengujian alergi jika diperlukan.

5. Simpan "buku harian lipstik": Jika Anda bereaksi terhadap lipstik, perhatikan bahan -bahannya untuk membantu Anda mengidentifikasi alergen potensial dan menghindarinya di masa depan.

Ringkasan:

Meskipun tidak ada lipstik yang dapat menjamin nol reaksi alergi, memilih produk dengan bahan yang lebih sedikit, menghindari alergen yang diketahui, dan melakukan tes patch dapat secara signifikan mengurangi risiko. Selalu prioritaskan membaca daftar bahan dan berkonsultasi dengan dokter kulit jika Anda memiliki sensitivitas bibir atau alergi yang persisten.