* pelarut (basis utama): Basis utama biasanya merupakan campuran minyak dan lilin. Ini membentuk sebagian besar lipstik dan bertindak sebagai media di mana bahan -bahan lain tersebar. Minyak umum termasuk minyak jarak, minyak mineral, dan minyak lanolin. Lilin umum termasuk lilin lebah, lilin carnauba, dan lilin lilin. Pikirkan basis berminyak/lilin ini sebagai "pelarut" dalam konteks ini, karena memegang komponen lainnya.
* zat terlarut (komponen terlarut dan tersebar): Ini termasuk:
* pigmen/pewarna: Ini adalah partikel padat tanah yang halus (pigmen) atau agen pewarnaan terlarut (pewarna) yang memberikan warna lipstik. Mereka tersebar atau dilarutkan di dalam dasar minyak/lilin.
* emolien: Ini adalah bahan -bahan seperti Shea Butter, Cocoa Butter, atau Vitamin E yang melembabkan dan melembutkan bibir. Mereka biasanya dimasukkan ke dalam dasar berminyak/lilin.
* Wewangian: Ini adalah senyawa aromatik yang menambah aroma pada lipstik. Mereka biasanya larut di dalam dasar minyak.
* Pengawet: Bahan -bahan seperti paraben atau fenoksietanol digunakan untuk mencegah pertumbuhan mikroba. Mereka biasanya dimasukkan ke dalam dasar berminyak/lilin.
* Pembentuk film/polimer: Bahan -bahan ini membantu lipstik melekat pada bibir dan meningkatkan kekuatan tetap.
Pertimbangan Penting:
* dispersi, bukan pembubaran sejati: Dalam banyak kasus, pigmen dan komponen padat lainnya tidak benar -benar larut tetapi agak tersebar halus di seluruh dasar minyak/lilin. Inilah sebabnya mengapa lipstik terkadang terasa kasar jika pigmen tidak digiling dengan benar dan tersebar.
* Interaksi yang kompleks: Interaksi antara bahan yang berbeda adalah kompleks, dan sifat -sifat lipstik akhir tergantung pada campuran spesifik dan proporsi masing -masing komponen.
* Tidak ada "solute" atau "solvent" tunggal: Lebih akurat untuk menganggap lipstik sebagai matriks kompleks di mana bahan yang berbeda berinteraksi untuk membuat tekstur, warna, dan kinerja yang diinginkan.