1. Pigmen:
* maskara hitam: Biasanya menggunakan oksida besi (seperti CI 77499) atau karbon hitam untuk memberikan warna hitam.
* maskara coklat: Menggunakan oksida besi (CI 77491, CI 77492, CI 77499) dalam kombinasi yang berbeda untuk membuat nuansa coklat.
* maskara berwarna: Mungkin mengandung pigmen lain seperti ultramarine (CI 77007), kromium oksida hijau (CI 77288), atau berbagai pewarna untuk mencapai warna yang berbeda.
2. Minyak, lilin, dan polimer (untuk pangkalan dan tekstur):
* lilin: Berikan struktur, ketebalan, dan membantu maskara melekat pada bulu mata. Lilin umum meliputi:
* Carnauba Wax
* Lilin lebah
* Lilin Candelilla
* Minyak: Bantu mencampur bahan -bahan, berikan aplikasi yang halus, dan tambahkan fleksibilitas. Contohnya termasuk:
* Minyak mineral
* Minyak lanolin
* Minyak jarak
* Minyak sayur
* Polimer: Berkontribusi pada sifat pembentukan film, ketahanan air, dan efek jangka panjang.
* Acrylates copolymer
* Polyvinylpyrrolidone (PVP)
* Alkohol Polyvinyl (PVA)
3. Pengental dan pengemulsi:
* pengental: Tingkatkan viskositas formula, memberikan konsistensi krim atau seperti gel. Contohnya termasuk:
* Asam stearat
* Gliserin
* Turunan selulosa (mis., Hydroxyethylcellulose)
* Pengemulsi: Bantu mencampur bahan-bahan berbasis minyak dan air bersama-sama, menciptakan emulsi yang stabil. Contohnya termasuk:
* Glyceryl stearate
* Kalium cetyl fosfat
4. Pengawet:
* Mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur, memperpanjang umur simpan maskara. Pengawet umum meliputi:
* Fenoksietanol
* Kalium sorbate
* Sodium benzoate
* Ethylhexylglycerin
5. Pembentuk film:
* Bantu maskara mematuhi bulu mata dan membuat lapisan yang bertahan.
* Acrylates copolymer
6. Aditif lainnya:
* Humektan: Membantu mempertahankan kelembaban dan mencegah maskara mengering. Contohnya termasuk:
* Gliserin
* Asam hyaluronic
* Serat: Seperti serat rayon atau nilon, kadang -kadang ditambahkan untuk meningkatkan panjang dan volume bulu mata.
* Vitamin dan agen pengkondisian: Beberapa maskara mengandung vitamin (seperti vitamin E) atau agen pengkondisian (seperti Panthenol) untuk menyehatkan dan melindungi bulu mata.
* penyesuaian pH: Pertahankan tingkat pH yang sesuai untuk produk dan mencegah iritasi.
* Asam sitrat
* Sodium hidroksida
* pelarut: Membantu melarutkan bahan dan menciptakan konsistensi yang halus. Air adalah pelarut yang paling umum.
Pertimbangan Penting:
* Daftar Bahan: Selalu periksa daftar bahan pada maskara spesifik yang Anda gunakan, karena formulasi dapat bervariasi.
* Alergi dan Sensitivitas: Waspadai alergi atau sensitivitas yang mungkin Anda miliki terhadap bahan -bahan tertentu.
* Tahan Air vs Non-Waterproof: Maskara tahan air biasanya mengandung lebih banyak bahan yang tahan air seperti silikon dan lilin.
* kecantikan "bersih": Beberapa merek merumuskan maskara tanpa bahan kontroversial tertentu seperti paraben, sulfat, dan ftalat.
Penafian:
* Ini adalah gambaran umum. Konsultasikan dengan dokter kulit atau ahli alergi jika Anda memiliki kekhawatiran khusus tentang bahan -bahan maskara.
Dengan memahami komponen umum maskara, Anda dapat membuat pilihan yang lebih tepat saat memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda.