1. Lilin: Ini memberikan struktur dan bentuk pada lipstik, membuatnya kokoh dan memungkinkannya dicetak menjadi tongkat. Lilin umum meliputi:
* lilin lebah: Lilin alami yang berasal dari lebah madu.
* Lilin Candelilla: Lilin nabati yang berasal dari semak lilin.
* Carnauba Wax: Lilin keras yang berasal dari daun pohon palem Carnauba.
* Mikrokristalin Lilin: Lilin yang diturunkan dari minyak bumi yang menambah fleksibilitas dan sifat mengikat.
2. Minyak: Minyak berkontribusi pada tekstur lipstik, memberikan kehalusan, emoliensi, dan kilau. Mereka juga membantu pigmen bubar secara merata. Minyak umum meliputi:
* Minyak Castor: Minyak tebal dan mengkilap yang membantu melarutkan pigmen dan memberikan hasil akhir yang mengkilap.
* Minyak mineral: Minyak yang tidak berwarna dan tidak berbau berasal dari minyak bumi.
* Minyak Lanolin: Berasal dari wol domba.
* Minyak Sayuran: (mis., Minyak kelapa, minyak zaitun, minyak jojoba, shea butter) - Dapat menambah sifat pelembab dan pengkondisian.
3. Pigmen dan pewarna: Ini memberi lipstik warnanya. Mereka bisa:
* Pigmen Anorganik: Berasal dari mineral. Mereka sering memberikan warna yang stabil dan buram. Contohnya termasuk oksida besi, titanium dioksida, dan ultramarine.
* Pigmen Organik: Pigmen sintetis yang dapat menawarkan berbagai warna yang lebih cerah dan cerah.
* pewarna: Pewarna larut dalam dasar lipstik dan dapat memberikan warna yang lebih tipis atau tembus cahaya.
4. Emolien: Bahan -bahan ini melembutkan dan melembabkan bibir, mencegah kekeringan dan pecah.
* lanolin: Emolien alami yang berasal dari wol domba.
* Cocoa Butter: Lemak yang diekstraksi dari kacang kakao, yang dikenal karena sifatnya yang melembabkan.
* Shea Butter: Lemak yang diekstraksi dari kacang shea, juga dikenal karena sifatnya yang melembabkan.
* Vitamin E: Antioksidan yang dapat membantu melindungi bibir dari kerusakan.
5. Wewangian: Ditambahkan untuk memberi lipstik aroma yang menyenangkan.
6. Pengawet: Ini mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur, memperpanjang umur simpan lipstik. Pengawet umum meliputi:
* Parabens: Pengawet kontroversial, sering dihindari mendukung alternatif.
* Fenoxyethanol: Pengawet yang umum dan umumnya ditoleransi dengan baik.
7. Aditif lainnya:
* agen mutiara: (mis., MICA) - Tambahkan shimmer dan weridescence.
* Pembentuk film: Polimer yang membantu lipstik melekat pada bibir dan memperpanjang keausan.
* filter UV: Tawarkan perlindungan dari matahari (meskipun lipstik bukan pengganti tabir surya khusus).
* perasa: Ditambahkan untuk memberikan rasa lipstik, seperti vanilla atau mint.
* Antioksidan: Membantu mencegah minyak dan bahan -bahan lainnya menjadi tengik.
* Pengisi: (mis., Silika) - Dapat meningkatkan tekstur dan aplikasi.
Pertimbangan Penting:
* Formulasi bervariasi: Bahan -bahan spesifik dan proporsinya sangat bervariasi tergantung pada merek, jenis lipstik (mis., Matte, mengkilap, tipis), dan properti yang diinginkan.
* Daftar Bahan: Periksa daftar bahan pada kemasan produk untuk melihat dengan tepat apa yang ada di lipstik spesifik yang Anda pertimbangkan.
* Alergi dan Sensitivitas: Waspadai alergi atau sensitivitas yang mungkin Anda miliki terhadap bahan -bahan tertentu.
* Kualitas: Kualitas bahan yang digunakan dapat memengaruhi kinerja dan keamanan lipstik.
Daftar ini mencakup bahan -bahan umum dalam lipstik. Ingatlah untuk selalu membaca label produk untuk bahan -bahan tertentu dan waspadai alergi atau sensitivitas pribadi.