1. oker merah (berbagai budaya secara global): Hematit tanah (besi oksida) menciptakan pigmen merah, sering dicampur dengan lemak hewani atau minyak tanaman. Ini digunakan untuk cat tubuh, cat wajah, dan pewarna rambut. Ini adalah praktik yang tersebar luas secara global, ditemukan dalam budaya asli Australia, budaya asli Amerika, dan banyak lainnya. Di luar estetika, ini sering dikaitkan dengan perlindungan spiritual, kekuatan, dan koneksi ke tanah. Arti spesifik sangat bervariasi berdasarkan budaya.
2. Annatto (Budaya Amazon): Biji pohon annatto (Bixa orellana) menghasilkan pewarna oranye merah yang semarak. Ini digunakan untuk cat tubuh, warna bibir, dan pewarna rambut. Ini sering dikaitkan dengan ritual, perlindungan dari matahari dan serangga, dan kadang -kadang sebagai penanda status.
3. Kohl (Timur Tengah, Afrika Utara, Asia Selatan): Secara tradisional terbuat dari stibnite tanah (antimon sulfida), galena (timbal sulfida), atau zat alami lainnya (meskipun versi modern sering menggunakan alternatif yang lebih aman), Kohl digunakan untuk menggelapkan kelopak mata dan bulu mata. Dipercaya untuk melindungi mata dari sinar matahari dan debu, dan juga digunakan untuk daya tarik estetika. Penggunaannya sudah ada sejak ribuan tahun.
4. Huito/Genipa (Berbagai Budaya Amerika Selatan): Buah mentah dari pohon Genipa Americana menghasilkan jus yang menodai kulit warna biru-biru sementara. Ini digunakan untuk lukisan tubuh, terutama untuk upacara, ritual usia, dan acara sosial. Desain yang rumit sering membawa makna simbolis.
5. minyak seabuckthorn (berbagai budaya di Eropa dan Asia): Berry dan biji tanaman seabuckthorn kaya akan antioksidan dan vitamin. Minyak yang diekstraksi dari mereka digunakan untuk menyehatkan dan melindungi kulit. Meskipun tidak secara ketat "makeup" dalam arti tradisional, ini digunakan untuk meningkatkan kesehatan dan penampilan kulit, dan telah digunakan selama berabad -abad dalam pengobatan tradisional dan perawatan kulit.
Sangat penting untuk mengingat hal -hal berikut saat membahas praktik -praktik asli:
* Hormat dan Sensitivitas: Praktik -praktik ini berakar dalam dalam budaya dan spiritualitas. Hindari penggunaan atau penggunaan yang tidak sopan.
* Keragaman: Budaya asli sangat beragam. Apa yang benar untuk satu budaya mungkin tidak benar untuk orang lain.
* Keberlanjutan: Banyak praktik asli menekankan keberlanjutan dan rasa hormat terhadap lingkungan.
* Pemegang Pengetahuan: Selalu mencari pengetahuan dari masyarakat adat sendiri, daripada mengandalkan informasi umum.
* Keselamatan: Obat tradisional mungkin mengandung zat yang bisa berbahaya jika digunakan secara tidak benar. Adaptasi modern sering menggunakan bahan yang lebih aman.
Daftar ini memberikan beberapa contoh, tetapi dunia praktik kosmetik dan kecantikan asli sangat luas dan kaya. Selalu memprioritaskan pembelajaran langsung dari budaya itu sendiri.