Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> Kecantikan >> Rias Wajah >> Kosmetik

Bagaimana fungsi botol semprotan parfum?

Botol semprotan parfum, juga dikenal sebagai alat penyemprot, menggunakan mekanisme pintar berdasarkan prinsip Bernoulli untuk menciptakan kabut wewangian yang halus. Inilah rincian cara kerjanya:

1. Bagian:

* botol: Memegang cairan parfum.

* tabung celup (jerami): Memanjang dari bagian bawah botol hingga mekanisme pompa. Itu menarik parfum dari botol.

* Mekanisme pompa (alat penyemprot): Ini adalah inti dari aksi penyemprotan, biasanya terdiri dari:

* Piston/Plunger: Piston kecil atau pendorong bergerak ke atas dan ke bawah saat Anda menekan aktuator.

* Spring: Mengembalikan piston ke posisi semula.

* Ruang: Kamar kecil di mana tekanan menumpuk.

* orifice/nozzle kecil: Pembukaan yang sangat sempit di mana parfum keluar.

* ventilasi udara/saluran masuk: Pembukaan kecil yang memungkinkan udara untuk ditarik.

* aktuator (tombol): Tombol yang Anda tekan untuk mengaktifkan semprotan.

* Perumahan: Casing luar yang menyatukan semua komponen.

2. Prosesnya:

* Menekan aktuator: Saat Anda menekan aktuator, itu mendorong piston atau plunger ke dalam kamar.

* Membuat tekanan: Gerakan ke bawah ini menekan udara di dalam ruangan.

* Penyerapan cair: Udara terkompresi di dalam ruang memaksa parfum dari tabung celup ke dalam ruang.

* Prinsip Bernoulli: Ini adalah kunci atomisasi. Udara terkompresi, sekarang dicampur dengan parfum, dipaksa melalui lubang atau nozzle yang sempit. Ketika udara bergegas melalui lubang yang terbatas ini, kecepatannya meningkat secara dramatis. Menurut prinsip Bernoulli, karena kecepatan cairan (dalam hal ini, udara) meningkat, tekanannya berkurang.

* Pengisapan dan Atomisasi: Penurunan tekanan pada nozzle menciptakan efek hisap. Pengisapan ini menarik lebih banyak parfum cair dari tabung celup ke aliran udara yang bergerak cepat. Aliran udara berkecepatan tinggi mencukur parfum cair menjadi tetesan kecil, menciptakan kabut halus yang kita sebut "atomisasi".

* semprotan: Tetesan kecil ini kemudian didorong keluar dari nozzle sebagai semprotan halus.

* Melepaskan aktuator: Saat Anda melepaskan aktuator, pegas mendorong piston kembali ke posisi semula. Ini menciptakan ruang hampa di dalam ruang, yang menarik lebih banyak parfum di atas tabung celup dalam persiapan untuk semprotan berikutnya.

dalam istilah sederhana:

Anggap saja seperti menghembuskan udara di bagian atas sedotan dalam segelas air. Udara yang bergerak cepat di atas jerami mengurangi tekanan, menyebabkan air naik dan menyemprot. Botol semprotan parfum melakukan hal yang sama, tetapi dengan cara yang jauh lebih kecil, lebih terkontrol.

faktor kunci untuk semprotan yang baik:

* Desain Nozzle: Ukuran dan bentuk nosel sangat penting untuk menghasilkan ukuran tetesan dan pola semprotan yang tepat.

* Tekanan: Jumlah tekanan yang dihasilkan oleh mekanisme pompa mempengaruhi kehalusan dan jangkauan semprotan.

* Viskositas cair: Viskositas (ketebalan) parfum dapat mempengaruhi seberapa baik atomisnya.

Dengan menggunakan kombinasi yang cerdas dari bagian -bagian mekanis dan prinsip -prinsip dinamika fluida, botol semprotan parfum menawarkan cara yang nyaman dan efektif untuk membubarkan wewangian.