* pergelangan tangan: Tempat klasik dan efektif. Hindari menggosok pergelangan tangan Anda setelah melamar, karena ini dapat memecah molekul wewangian dan mengubah aroma.
* leher: Menyemprotkan sisi leher Anda, di bawah telinga Anda, memungkinkan aroma naik dan berlama -lama.
* di belakang telinga: Tempat hangat lain yang membantu memproyeksikan aroma.
* siku dalam: Titik denyut nadi yang kurang umum tetapi efektif.
* di balik lutut: Area ini sangat bagus untuk aroma halus yang melekat yang naik saat Anda bergerak.
* rambut: Semprotkan parfum ke sikat rambut Anda dan kemudian sikat rambut Anda. Jangan menyemprotkan langsung untuk menghindari menyebabkan kerusakan.
Kiat tambahan untuk memaksimalkan aroma:
* melembabkan: Parfum bertahan lebih lama pada kulit terhidrasi. Oleskan lotion atau minyak tubuh tanpa aroma sebelum menyemprotkan parfum Anda.
* Layering: Gunakan produk wangi dari keluarga wewangian yang sama, seperti shower gel, lotion, dan parfum, untuk membangun aroma yang lebih tahan lama.
* Jarak: Pegang botol parfum sekitar 6-8 inci dari kulit Anda saat menyemprot.
* Hindari berlebihan: Beberapa semprotan yang ditempatkan dengan baik lebih baik daripada membasahi diri Anda dalam parfum. Mulailah dengan 2-4 semprotan dan menampilkan kembali sesuai kebutuhan.
* Pertimbangkan jenis wewangian: Aroma yang lebih ringan seperti jeruk atau bunga mungkin perlu diterapkan kembali lebih sering daripada aroma yang lebih berat seperti wewangian kayu atau oriental.
* Suhu: Suhu yang lebih tinggi meningkatkan bau. Menerapkan parfum di area yang lebih hangat dapat menyebabkan bau yang lebih baik.