Namun, inilah rincian strategi dan jenis merek yang dapat Anda pertimbangkan, bersama dengan mengapa daftar yang sempurna sulit:
Strategi untuk menghindari lemak babi:
* Cari sertifikasi:
* Kosher: Produk Bersertifikat Kosher (terutama Pareve Kosher) dijamin bebas dari produk babi. Cari simbol seperti ⓚ, ⓤ, ⓤk, dll.
* halal: Sertifikasi halal berarti produk mematuhi undang -undang diet Islam, yang melarang daging babi. Cari simbol halal.
* Vegan: Produk vegan dijamin bebas dari semua produk hewani, termasuk lemak babi. Cari simbol sertifikasi vegan.
* Membaca daftar bahan dengan cermat: Ini adalah langkah terpenting. Cari istilah ini:
* Lemak babi
* Lemak babi
* Lemak yang dibuat
* Lemak hewani (ini * bisa * menjadi lemak babi, tetapi juga bisa lemak daging sapi. Jika Anda tidak yakin, hindari atau hubungi produsen)
* Memendek (secara historis sering mengandung lemak babi; sekarang lebih sering berbasis minyak nabati, tetapi selalu periksa bahan-bahannya.)
* Gelatin (jika tidak ditentukan sebagai sayuran, ikan, atau sapi, itu bisa diturunkan dari babi.)
* Mono dan digliserida (dapat diturunkan dari sumber hewan atau sayuran. Periksa sumbernya jika terkait.)
* Hubungi Produsen: Jika Anda tidak yakin tentang suatu produk, pendekatan terbaik adalah menghubungi pabrikan secara langsung. Mereka dapat memberikan informasi spesifik tentang bahan dan proses mereka.
* Fokus pada produk yang dibuat dengan minyak nabati tertentu: Produk yang secara khusus mencantumkan minyak nabati seperti minyak bunga matahari, minyak canola, minyak kedelai, minyak zaitun, atau minyak kelapa tidak mungkin mengandung lemak babi.
* membeli produk dari perusahaan yang dikenal dengan produk vegetarian/vegan: Perusahaan yang berspesialisasi dalam makanan vegetarian atau vegan, menurut definisi, tidak akan menggunakan lemak babi.
Jenis merek yang perlu dipertimbangkan (tetapi masih memverifikasi bahan!):
* Merek vegetarian/vegan: Merek -merek ini umumnya menghindari semua produk hewani, termasuk daging babi. Contohnya termasuk:
* Gardein
* Di luar daging
* Tofurky
* Daiya (terutama alternatif susu, tetapi sering digunakan dalam kue/memasak vegan)
* Ikuti hatimu
* Merek dengan sertifikasi halal atau halal: Cari produk yang disertifikasi oleh otoritas halal atau halal terkemuka.
* Merek yang dipasarkan secara khusus untuk konsumen yang sadar kesehatan: Meskipun bukan jaminan, beberapa merek yang fokus pada makan sehat dan bahan -bahan alami mungkin lebih kecil kemungkinannya untuk menggunakan lemak babi.
Mengapa daftar definitif sulit:
* Formulasi berubah: Perusahaan sering mengubah daftar bahan mereka. Apa yang benar hari ini mungkin tidak benar besok.
* variasi regional: Merek yang sama mungkin menggunakan bahan yang berbeda di berbagai daerah di dunia.
* "lemak hewani" ambiguitas: Istilah "lemak hewani" tidak jelas dan tidak selalu menentukan sumbernya.
* Kontaminasi silang: Bahkan jika suatu produk tidak * dimaksudkan * mengandung lemak babi, selalu ada risiko kecil kontaminasi silang di fasilitas manufaktur.
Singkatnya, pendekatan terbaik adalah menjadi pembaca label yang rajin, mencari sertifikasi, dan kontak produsen bila ragu. Jangan mengandalkan daftar umum, karena mereka dapat dengan cepat menjadi usang atau tidak akurat.