grunge:
* tampilan: Berukuran berlebihan, nyaman, dan sengaja tidak terawat.
* Potongan kunci:
* Kemeja Flanel: Diikat di sekitar pinggang, usang terbuka di atas kaus, atau kancing. Kotak -kotak ada di mana -mana.
* Jeans robek: Semakin tertekan, semakin baik. Pikirkan lutut robek, tepi yang berjumbai, dan umumnya terlihat sudah usang.
* sepatu bot tempur: Doc Martens dan sepatu bot kokoh yang serupa adalah bahan pokok.
* T-shirt band: Nirvana, Pearl Jam, Soundgarden, dan band -band alternatif lainnya menonjol.
* sweater cardigan: Lebih disukai besar, jorok, dan mungkin bahkan sedikit dimakan ngengat.
* beanies: Tutup rajutan sederhana yang dikenakan di kepala.
hip-hop:
* tampilan: Terinspirasi oleh streetwear, menekankan kenyamanan dan sikap santai.
* Potongan kunci:
* pakaian yang terlalu besar: Semuanya longgar, dari jeans hingga kaus hingga hoodies.
* sepatu kets: Nike Air Jordans, Adidas, dan sepatu atletik lainnya sangat dicari.
* topi baseball: Dipakai ke belakang atau ke depan, seringkali dengan logo olahraga.
* Tracksuits: Set atletik yang cocok sangat populer.
* Rantai dan perhiasan emas: Kalung chunky, gelang, dan cincin adalah umum.
* Timberland Boots: Sepatu bot kerja menjadi bahan pokok hip-hop.
Budaya Rave/Club:
* tampilan: Berani, penuh warna, dan seringkali futuristik atau psychedelic.
* Potongan kunci:
* warna neon: Merah muda cerah, sayuran, kuning, dan jeruk ada di mana -mana.
* celana longgar: Pikirkan jnco jeans dengan kaki yang sangat lebar.
* Top CROP: Tops-midriff-baring populer untuk wanita.
* Sepatu Platform: Sepatu kets atau sepatu bot chunky dengan sol tebal.
* Perhiasan Tubuh: Tindik dan tato sementara.
* dot: Aneh yang saya tahu, tetapi dikaitkan dengan budaya rave.
minimalisme/kecanggihan:
* tampilan: Garis bersih, bentuk sederhana, dan fokus pada kain berkualitas. Reaksi terhadap ekses tahun 80 -an.
* Potongan kunci:
* gaun slip: Gaun sederhana dan licin terbuat dari sutra atau satin.
* celana panjang: Pantsuit yang disesuaikan untuk wanita, sering dalam warna netral.
* sweater kasmir: Mewah dan bersahaja.
* Loafers atau Balet Flats: Alas kaki klasik dan nyaman.
* Perhiasan Sederhana: Kalung atau anting yang halus.
tren penting lainnya:
* gaun boneka bayi: Gaun pendek, berpinggir kerajaan, sering dengan cetakan bunga.
* chokers: Kalung ketat yang dikenakan di sekitar leher.
* overall: Dipakai oleh pria dan wanita, sering dengan satu tali dibatalkan.
* jeans berpinggir tinggi: Keberangkatan dari gaya rendah tahun 80-an.
* rok kotak -kotak: Terinspirasi oleh grunge, tetapi sering dikenakan dengan cara yang lebih preppy.
* lipstik coklat: Super populer.
* "The Rachel" Hairstyle: Terima kasih kepada Jennifer Aniston di *Friends *.
Takeaways Key:
* kenyamanan adalah kuncinya: Banyak tren menekankan pakaian longgar dan nyaman.
* individualitas didorong: Orang -orang mencampur dan mencocokkan gaya yang berbeda untuk menciptakan penampilan unik mereka sendiri.
* Musik memainkan peran utama: Budaya grunge, hip-hop, dan rave semuanya sangat memengaruhi tren mode.
* Reaksi terhadap tahun 80 -an: Gaya yang berani dan mencolok pada tahun 80 -an sebagian besar digantikan oleh penampilan yang lebih tenang dan bersahaja.
1994 adalah masa keragaman gaya yang hebat, yang mencerminkan pengaruh budaya yang beragam yang membentuk dekade ini.