* kelangkaan dan permintaan: Sementara keduanya adalah berlian, berlian tidak berwarna (putih) dengan kejelasan tinggi dan nilai potong lebih jarang dan lebih banyak diminati di pasar perhiasan. Ini menaikkan harganya.
* 4 C: Nilai berlian putih sebagian besar ditentukan oleh 4 C (karat, potong, kejelasan, dan warna). Kelas tinggi dalam kategori ini menghasilkan harga yang jauh lebih tinggi. Berlian hitam juga dinilai, tetapi fokusnya bergeser.
* Formasi Berlian Hitam: Berlian hitam, juga dikenal sebagai Carbonado, diyakini memiliki proses pembentukan yang berbeda dibandingkan dengan berlian putih. Beberapa teori menyarankan mereka memiliki asal mula -mula, terbentuk dari supernova.
Namun, penting untuk dicatat bahwa * berlian hitam mewah (mereka yang memiliki potongan yang baik, poles, dan warna yang konsisten) masih merupakan batu permata yang berharga dan bisa sangat mahal, terutama untuk batu yang lebih besar atau yang diatur dalam perhiasan desainer. Nilai mereka lebih banyak berasal dari penampilan unik dan daya tarik estetika daripada 4 C tradisional.
Singkatnya:
* berlian putih: Biasanya lebih berharga karena kelangkaan, permintaan, dan sistem penilaian tradisional (4 C).
* berlian hitam: Umumnya kurang berharga daripada berlian putih, tetapi masih berharga dalam hak mereka sendiri, terutama jika mereka dipotong dengan baik, dipoles, dan memiliki pewarnaan yang konsisten. Nilai mereka lebih terikat pada tampilan unik dan daya tarik desain mereka.
Seperti halnya batu permata apa pun, yang terbaik adalah berkonsultasi dengan perhiasan terkemuka untuk penilaian dan penilaian yang tepat.