Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> FAQ >> Kecantikan dan Kesehatan >> Kesehatan perempuan >> Aborsi - Pandangan Kehidupan Pro

Stereotipe


Pertanyaan
PERTANYAAN:Bagaimana saya bisa menggunakan "bystanders apathy" dalam esai saya tentang anti aborsi?

JAWABAN:Saya tidak yakin arti istilah itu benar, tetapi saya akan berkomentar semampu saya.
Apatisme pengamat, atau sikap apatis secara umum, harus menjadi perhatian mendalam masyarakat. Ketika kita terlalu fokus pada "aku", "aku", dll. (pengejaran dan minat yang berpusat pada diri sendiri) dan tidak melihat menciptakan masyarakat yang lebih baik secara keseluruhan, kita kehilangan peluang besar dan kuat untuk menjadikan dunia sebagai tempat yang lebih baik.
Jika kita hanya lesu (ejaan?) dalam memperhatikan isu-isu penting, termasuk aborsi, maka kita keluar dari lingkaran ketika datang ke pengambilan keputusan tentang isu-isu yang akan mempengaruhi banyak orang lain di tahun-tahun mendatang.
Kita perlu tetap vokal dan peduli terhadap isu aborsi, agar tidak semakin tidak terdengar. Kami tidak ingin hasilnya menjadi kurangnya minat yang diterjemahkan menjadi kurangnya kepentingan, yang akan mendustakan kepentingan sebenarnya dari masalah aborsi.
Saya harap ini membantu.

---------- MENINDAKLANJUTI ----------

PERTANYAAN:Apa stereotip yang baik atau umum yang dapat saya gunakan untuk menulis esai persuasif saya?

Jawab
Stereotip tampaknya keras, pro-kehidupan keras, yang tidak peduli dan "mengikuti" bisnis orang lain di mana mereka tidak seharusnya. Ini tentu saja merupakan stereotip yang salah, meskipun ada pengecualian.
Orang-orang pro-choice terkadang digambarkan sebagai orang yang berjiwa bebas, anti-moral. Tentu saja kebenarannya adalah bahwa mereka dapat memiliki beberapa prinsip bagus yang mereka ikuti, tetapi menjadi pro-aborsi bukanlah salah satunya.